Global7 Senin 13 Desember 2021
JEPARA _Global7.com,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memberi perhatian khusus untuk periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022 yang akan datang. Terutama terkait potensi pada peningkatan angka kasus Covid-19.
Hal ini disampaikan Bupati Jepara Dian Kristiandi yang disampaikan Asisten I Sekda Jepara Dwi Riyanto, saat Sosialisasi Covid-19, di Pondok Pesantren Al Muttaqin, Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Senin (13/11/2021).
Hadir Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Ayu Agung, Wakil Ketua DPRD Jepara Pratikno, Kasatbinmas Polres Jepara Iptu Sobirin, Pasiops Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Triyono, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sholih, dan Kepala Diskominfo Jepara Arif Darmawan.
“Bupati Jepara telah menginstruksikan agar lebih ekstra dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 menjelang libur Nataru,” kata Dwi Riyanto.
Meksipun saat ini di Jepara tinggal menyisakan 2 orang yang terkonfirmasi Covid-19, Dwi Riyanto berharap, agar masyarakat mengurangi mobilitas di luar rumah selama libur Nataru. Lonjakan kasus saat libuar Nataru harus menjadi pengalaman agar tidak terulang kembali.
“Jangan sampai terjadi seperti lebaran Idul Fitri kemarin. Kita dari zona hijau, kemudian oranye lalu merah,” katanya.
Diharapkan saat libur Nataru ini, dimanfaatkan untuk bersama keluarga di rumah. Untuk menjaga kesehatan diri, agar terhindar dari penyebaran Covid. Tokoh masyarakat, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren diminta bekerja keras dan berkolaborasi mencegah lonjakan kasus agar tidak terulang lagi.
“Mari kita bersama-sama, sampaikan kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah,” katanya***










