Global7.id – Jepara,
Mengikuti kejuaraan International Competition on (International Student Mobility 2024) yang berlokasi di Tegal dan dilangsungkan pada 21-24 Februari 2024 yang lalu.
Igast Layli Kasuya yang merupakan mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara itu Akhirnya menyabet dua penghargaan dalam ajang Competition on International Student Mobility 2024 pada akhir Februari lalu.
Perempuan kelahiran, 19 Agustus 2003 itu menceritakan pengalaman yang ia dapat sekitar dua pekan lalu dengan teman-teman anggota Himpunan Mahasiswa Prodi PGSD.
”Sekedar sharing ke teman-teman terkait pengalaman aku belum lama ini,” ujar Layli.
Perlu diketahui, Ajang tersebut diikuti peserta dari delapan negara dari beberapa benua mulai dari Asia, Eropa, hingga Afrika.
Di ajang tersebut, Layli mencoba keberuntungan lewat lomba tari tradisional dan modeling. Karena, ia memang memiliki ketertarikan dengan dunia tari.
Lalu, ia mencoba menampilkan kemampuan untuk di tari tradisional. Pesertanya hanya diperkenankan menampilkan tari dari daerahnya sendiri.
”Saya saat itu menampilkan tari Troso. Kesulitannya, waktu persiapannya kurang. Saya latihan dari video di Youtube,” kata Layli.
Bahkan, sosok yang pernah jadi runner up pemilihan Duta Genre Kabupaten Jepara 2023 ini, mengaku sebelumnya tak pernah menggeluti dunia tari.
”Berhubung saya dari prodi PGSD, jadi memang ada mata kuliah seni tari dan drama. Kebetulan yang diulas itu biasanya menampilkan seni tari. Ya sudah itu saja, sekalian latihan,” papar mahasiswi yang saat ini duduk di bangku semester IV tersebut.
Satu hal yang menarik dari kompetisi tersebut, Layli mendapat kesempatan untuk mengabdi ke masyarakat selama dua hari.
Dua hari dihabiskan untuk kompetisi, sementara dua hari lain, diterjunkan ke masyarakat. Lokasi pengabdiannya ada di Desa Slumpring, Kabupaten Tegal. Desa tersebut berbatasan dengan Kabupaten Brebes.
”Kami berkesempatan untuk membantu di pasar. Juga membantu ke rumah-rumah warga,” kata Layli.
Ia pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Apalagi ia juga bagian dari Duta Genre Kabupaten Jepara 2023. Ia sudah mendapat pelajaran lebih jauh dalam bersosialisasi dengan masyarakat.
”Kami juga membantu kerja bakti, memasak di rumah warga, hingga mengenali sejumlah masakan asal Tegal,” tandas gadis yang tinggal di RT 1/RW 11, Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Jepara.***
Sumber: RK.










