Global7.id – Jepara,
Salah satu kyai kondang dari Jepara, yaitu Abdul Majid yang merupakan salah satu lulusan terbaik dari Pondok pesantren Tahfidz Mathali’ul Huda Al-Kautsar (PMH) Al-Kautsar Kajen, Margoyoso, Pati ini memiliki lembaga pendidikan agama Islam.
Ia pun berhasil mengembangkan pondok pesantren, Madrasah Diniyah, sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) dan TK di sekitar kecamatan Ngabul. Hal itu tentunya membuatnya harus pintar mengatur waktu antara jadwal dakwah yang padat dan mengontrol perkembangan lembaga pendidikan yang ia dirikan.

Perlu diketahui, seorang Kyai Haji pada umumnya memang rata-rata memiliki tempat pembelajaran untuk santri-santrinya, salah satunya KH Abdul Majid yang diketahui memiliki Pondok Pesantren Al-Falah yang berada di Desa Ngasem, kecamatan Batealit, Jepara yang ia dirikan pada tahun 2005 dan diasuh sendiri bersama Gus Nor Rohmat Al-Ghifari Al-Hafidz yang juga mampu mengelola tempat pendidikan lainnya yakni, Paud, TK Madin Awwaliyah dan Wustho dari tingkat SMP serta ULYA setingkat SMA.
Selain itu, para murid handal lainnya yang dipercaya dan berperan penting dalam pembelajaran di pondok pesantren putra-putri di majalis Ta’lim Al-Akhyar dan juga memiliki group hiburan islami dari seni Hadroh, Rebana, Qosidah dan musik Gambus Arabic.
Dengan visi misi yang baik tentunya bertujuan untuk mencerdaskan umat ala ahlussunah wal jamaah, mencetak para penghafal Al-Qur’an yang berakhlakul karimah dan mengajari santri untuk mandiri dalam hidup di masyarakat dan juga berbasis ekonomi syari’ah.
“Ya, untuk mata pelajaran di pondok pesantren Al-Falah yang di Ngasem ini ada Fiqih, Tauhid, Tajwid dan Tahfidz mata pelajaran paling unggul, ” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Sabtu (17/2/2024).
Ia menambahkan, “Untuk harapan kedepannya semoga para santri bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi umat dan keluarga serta masyarakat luas dan bisa berdakwah di zaman milenial serta berbisnis syari’ah di lingkungannya, ” pungkasnya.***
Sumber: G7.










