Global7.id – Jepara,
Seorang warga Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Jepara, Moh Yasin (29) dikabarkan hilang saat pergi memancing bersama temannya di sungai Turut, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, sejak Jumat lalu.
Beruntung, korban berhasil ditemukan dengan selamat setelah dilakukan pencarian selama satu hari penuh, Sabtu (10/2).
Kapolsek Batealit, Iptu Sri Rahardjo menjelaskan, kejadian berawal dari ajakan korban ke rekannya untuk pergi memancing di Desa Somosari pada Jumat (9/2).
Dua orang tersebut kemudian berangkat pukul 09.30 WIB dari Sukosono Kedung dan sampai di Somosari pukul 11.00 WIB, Jumat (9/2).
“Saksi (teman korban) mampir ke warung sebelum sampai di spot mancing. Selesai duhur korban dan saksi menuju tempat mancing,” kata Iptu Sri Rahardjo, Minggu (11/2).
Lebih lanjut, setelah memancing berjam-jam, saksi berpindah lokasi dengan jarak sekitar 10 meter dari lokasi korban. Karena sudah sore, saksi mengajak korban pulang namun korban masih betah memancing.
“Sek sediluk (sebentar lagi, red) saksi turun pelan-pelan dan menunggu korban selesai,” lanjutnya.
Tak kunjung selesai, saksi kemudian kembali ke atas menuju titik spot mancing berniat untuk mengajak korban kembali pulang. Ternyata korban tidak ada di lokasi dan hanya ditemukan wadah umpan yang sudah habis.
Saksi kemudian kembali ke tempat parkir karena mengira korban sudah kembali. Di tempat parkir, ternyata korban tidak ada. Saksi juga sudah mengecek ke rute lain namun tidak menemukan korban.
Sekiranya sudah pukul 17.00 WIB, saksi keluar mencari sinyal untuk menghubungi tim SAR dan keluarga.
“Sesaat kemudian keluarga dan tim SAR datang di lokasi dan mencari korban bersama-sama,” tambah Kapolsek.
Kapolsek menerangkan, korban baru ditemukan pada hari Sabtu (10/2) sekitar pukul 09.30 WIB. Korban kemudian langsung dievakuasi dan diberikan pertolongan pertama oleh tim pencari.
Pihaknya berpesan kepada masyarakat Jepara yang hendak berlibur atau pergi ke tempat yang pelosok, harap mengajukan teman dan menjaga diri. Dengan begitu, kata dia, diharapkan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Himbauannya ketika pergi ke suatu tempat minimal ada temannya, supaya bisa koordinasi dan saling menjaga, pesannya lebih berhati-hati di tempat yang jarang dijangkau,” pesan Iptu Sri Rahardjo.***
Sumber: SM.










