Global7.id – Jepara,
Rumah Singgah adalah tempat perantara yang sifatnya sementara, diperuntukkan sebagai penampung sementara untuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), manusia lanjut usia (manula) yang terlantar dan lainnya, yang erat hubungannya dengan pihak pihak yang mau menolong mereka.
Relawan yang menamakan Gerak Cepat Tanpa Sambat (GCTS) Jepara yang memiliki anggota kurang lebih 50 personil diantaranya M. Wakib, Ramfhoni, Sarofi, Arif Murdikanto, Atik Yuliana selaku Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Hadi Satpol selaku koordinator relawan kecamatan Batealit. Terkait rumah singgah, GCTS kini mendapatkan respon dari Camat Batealit yang sistem pengelolaannya kini diserahkan kepada relawan GCTS. Rumah singgah tersebut adalah eks gedung Puskesmas yang berada di Kecamatan Batealit.
Hal itu berawal ketika relawan GCTS melaporkan adanya PMKS di wilayah kecamatan Batealit yang kurang diperhatikan dan kini mendapatkan respon dari Camat Batealit, Jepara, Kamis, (1/6/2023).
M. Wakib alias Obenk selaku Ketua Relawan GCTS Jepara ketika diwawancarai awak media membenarkan hal tersebut, “Berkaitan dengan permasalahan PMKS, ODGJ, manula terlantar, yang selama ini kita bawa ke Polsek akhirnya kami ini difasilitasi Rumah Singgah oleh pak Musthakim selaku Camat Batealit,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Dukungan pak Musthakim terhadap penanggulangan PMKS, ODGJ dan manula terlantar, sangat membantu mempercepat proses penanganan dan proses evakuasi karena biasanya PMKS sampai dijemput oleh pihak keluarga atau sampai terkonfirmasi ke pihak-pihak terkait,” imbuhnya.
Musthakim, S.E.,M.Si Camat Batealit mengemukakan “Kami men-support kegiatan relawan GCTS untuk tetap semangat dalam mengabdikan diri sebagai relawan sosial yang sesungguhnya, satu tujuan demi kemanusiaan dan jangan ada kepentingan,” tuturnya.
Selain itu, ia menambahkan, “Kami akan siap membantu Relawan GCTS selagi bisa, sudah saya terbitkan Surat Keputusan Camat untuk legalitas relawan GCTS, kami mendorong menjadi relawan yang berbadan hukum, supaya leluasa ketika melakukan sinergitas dengan instansi terkait,” terangnya.
Tak hanya itu, ia berharap, “Rumah singgah ini semoga tidak hanya bermanfaat untuk tempat penampungan ODGJ sementara saja, akan tetapi kami berupaya memberikan pembinaan agar ke depan relawan GCTS lebih mandiri,” Pungkas Camat Batealit.(***)
Sumber: Global7.id.
Reporter: Arif Murdikanto.
Tag










