Global7.id – Jepara,
Durian memang selalu menjadi buah-buahan terfavorit sepanjang masa. Di Jepara ada Festival Durian di Batealit yang berlangsung meriah.
Di event Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) diperingati oleh warga Nahdliyyin dengan berbagai cara. Salah satunya yang dilakukan oleh Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Batealit, Kabupaten Jepara dengan menggelar Bazaar dan Festival Durian. Ada program makan sepuasnya dengan membayar Rp 80 ribu saja namun hanya dua jam durian tersebut habis.
Pengunjung datang sejak pagi pukul 09.00. Acara yang berlangsung di lapangan Batealit tersebut juga masih ramai hingga siangnya. Kebanyakan pengunjung penasaran dengan makan durian sepuasnya. Namun tidak jadi karena stok durian untuk program tersebut habis pada pukul 11.00.
Zuhdi Qohari, koordinator durian dalam festival tersebut mengatakan peserta makan durian sepuasnya tersebut berjumlah 10 orang. Satu orang bisa makan 4-5 durian. Program dimulai pukul 09.00 dan selesai pukul 11.00. Ada sekitar 50 buah durian yang ludes dalam dua jam. Padahal pihak panitia hanya menyetok 150-200 durian untuk tiga hari.
Makan durian sepuasnya juga memiliki syarat. Seperti diantaranya membaca doa sebelum makan, sehat jasmani dan rohani, durian harus makan di tempat, tidak boleh berhenti makan durian lebih dari tiga menit, durian tidak boleh dibawa pulang, membayar tiket makan, bila durian tidak habis tidak boleh dibawa pulang, serta durian sudah dibelah dalam kondisi segar.
“Untuk stok makan sepuasnya sudah habis sejak jam 11. Ini menandakan antusiasme peserta yang sangat tinggi. Sejak dibuka sudah ramai orang-orang berdatangan. Dua jam habis (stoknya). Tadi ada juga peserta dari luar daerah yang baru sampai tidak kebagian. Karena sifatnya insidentil kami perbolehkan makan sepuasnya,” jelas Zuhdi.
Acara ini juga terselenggara hingga 12 Februari. Bila pengunjung kehabisan stok makan sepuasnya, masih tersedia durian premium dengan harga Rp 100 ribu keatas. Ada juga durian biasa yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 30-50 ribu.***
Sumber: RK.
Tag










