Yamaha F1ZR Makin Mahal, Ternyata Karena Hal ini..

Foto, Raffi Ahmad naik sepeda motor Yamaha F1ZR, ngutip dari akun akun instagram @raffinagita1717.

Global7.id – Otomotif,

Ada fenomena unik pada sepeda motor bermesin 2 tak yang pernah merajai jalanan Indonesia pada tahun 90-an hingga awal 2000-an.


Seiring berjalannya waktu, harga motor bekas 2 tak, khususnya Yamaha F1zR justru semakin mahal, meskipun usia motor ini sudah cukup tua. Padahal motor bebek atau sport kini sudah tak jadi pilihan utama konsumen, di tengah gempuran motor matik keluaran baru.


Dari situs jual beli daring, harga F1ZR bekas dalam kondisi ‘bahan’ sekarang banyak dipasarkan mulai Rp 10 jutaan sampai Rp 20 jutaan.


Adapun untuk model yang sudah direstorasi menyerupai bentuk saat pertama keluar di kisaran Rp 30 jutaan sampai Rp 60 jutaan.


Yudistira Rachman, pemilik diler motor dan bengkel modifikasi YR2 Stroke di Solo, Jawa Tengah, mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat harga F1ZR bekas kian mahal.


“Pertama, karena motor sudah fix discontinue. Tentu semakin langka, enggak semua orang punya. Kedua, enggak jauh dari tren,” ujar Yudis, Jum’at (7/3/2025).


Untuk alasan kedua, Yudis mengatakan, bahwa konsumennya adalah mereka yang ingin merasakan lagi memori berkendara dengan motor 2 tak seperti pada masa lalu.


“Tren 2 tak kenapa naik? Karena banyak muncul penikmat memori-memori masa lalu dalam 5 tahun belakangan ini. Misalkan dulu belum bisa punya motor, dulu enggak punya uang beli motor 2 tak, sekarang baru kesampaian,” ucap Yudis.


“Lalu, punya nilai historis dengan keluarga. Dulu diantar sama ayah pakai motor itu, dulu pernah dibelikan ayah motor itu, dulu dijual dan sebagainya. Lebih ke memori,” kata dia.


Alasan terakhir yang membuat konsumen rela beli F1ZR dengan harga cukup tinggi, karena motor ini juga bisa menjadi barang investasi.


“Itu benar-benar real, karena kebanyakan 5 tahun lalu, saya jual F1ZR kebanyakan di angka Rp 17 jutaan sampai Rp 18 jutaan. Itu sudah upgrade, tapi part-nya enggak hedon,” kata Yudis.


“Sekarang yang dijual di harga Rp 17 jutaan sampai Rp 18 jutaan, bisa dijual di harga Rp 30 jutaan ke atas dalam waktu 5 tahun,” Pungkasnya.**”

 


Sumber: KPS.

Bacaan Lainnya

Pos terkait