WORKSHOP pemberdayaan ekonomi, merupakan jalan keluar dari problematika UMKM bagi para pelaku usaha

Global7 Ahad 13 Maret 2022

BLORA GLOBAL7 – WORKSHOP yang di adakan oleh pengurus cabang Himpunan Pengusaha Nahdliyyin ( PC HPN) kabupaten Blora, dalam rangka pemberdayaan ekonomi bagi para pelaku UMKM adalah bertujuan untuk lebih bisa meningkatkan usahanya yang selama ini belum bisa di maksimalkan dan banyak menghadapi kendala.

 

K.M. Agus Salim ketua PC HPN kabupaten Blora mengatakan, kegiatan workshop ini terlaksana karena kebutuhan akan ilmu pengetahuan dan dorongan dari para sesama teman pengusaha yang selama ini merasa kesulitan dalam mengembangkan usaha.Setelah di gembleng oleh pengusaha sukses yang notabene adalah seorang kyai , yaitu KHR.M.Ma’shum abdul Hamid MM, mereka sangat ber semangat.waktu yang di jadwalkan jam 12 siang selesai ,molor sampai setengah jam lebih.

Harapan kami teman teman pelaku UMKM bisa meniru trik trik yang di ajarkan oleh beliau dan bisa keluar dari sebuah kebuntuan selama ini,kata yi Agus panggilan akrabnya.kegiatan ini di selenggarakan pada Ahad 13 maret 2022 di rumah makan “sambal lalap” jl.rekso diputro blora jawa tengah.

 

Mulai jam 09.00 sampai jam 12.40 wib, Ada 10 problematika UMKM yang perlu di urai dan di carikan solusinya,kata Gus Ma’shum.Alhamdulillah sangat kelihatan antusiasnya para peserta workshop dg banyaknya pertanyaan yang di lontarkan kepada nara sumber.di antara solusi yang di sampaikan adalah para pelaku UMKM harus punya izin usaha resmi seperti CV atau PT.karena itu sebagai dasar utama dalam usaha.di samping itu usahanya harus mampu bersaing dengan kompetitor lainnya.

 

Modal memang perlu, tapi tanpa adanya inovasi dan kreativitas dalam kemasan dan pemasaran,sulit rasanya para pelaku UMKM bisa berkembang.apa lagi kompetitornya semakin banyak.Dalam dunia usaha pengembangan jaringan itu sangat di butuhkan.

 

Karena bisanya barang sampai ke konsumen , perlu banyak orang dan banyak kota yang harus di lalui.di samping itu kesuksesan usaha harus di barengi dengan mengeluarkan zakat infaq dan sedekah (ZIS), sesuai anjuran agama.tanpa adanya hal itu,sulit rasanya rizki bisa sampai tangan pelaku usaha.Acara ini di ikuti oleh para peserta yang terdiri dari pengurus PC HPN Blora , pengusaha UMKM dan kontraktor.***

 

Mas Narto Global7
.

Bacaan Lainnya

Pos terkait