Global7.id – Jepara | Jumat, 12 Desember 2025
Sektor wisata di Kabupaten Jepara mencatat tren peningkatan kunjungan wisatawan sepanjang 2025, terutama di destinasi terkenal seperti Pantai Kartini dan Pantai Bandengan serta beberapa desa wisata di wilayah pesisir. Lonjakan wisata ini tidak hanya mendorong aktivitas ekonomi lokal, tetapi juga memacu inovasi layanan, termasuk penerapan sistem e-retribusi digital untuk pembayaran tiket dan retribusi di berbagai objek wisata.
Kenaikan Jumlah Wisatawan 2025
Data laporan menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan ke Jepara pada beberapa periode libur, terutama Lebaran 2025, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pengelola mencatat jumlah pengunjung yang mencapai terbesar dalam beberapa tahun terakhir, dengan pendapatan retribusi wisata hampir menembus angka Rp1 miliar selama puncak liburan.
Peningkatan juga tercermin dari data statistik kepariwisataan yang menunjukkan jumlah keseluruhan kunjungan wisata di Kabupaten Jepara menyentuh jutaan kunjungan sepanjang tahun 2024 dan diproyeksikan bertambah di 2025.
Sistem E-Retribusi & Digitalisasi Layanan
Untuk mendukung pertumbuhan kunjungan wisata yang meningkat, Pemerintah Kabupaten Jepara meluncurkan dan memperluas penggunaan sistem e-retribusi digital, termasuk e-ticketing di beberapa objek wisata utama. Sistem ini dirancang untuk mempermudah wisatawan dalam melakukan pembayaran retribusi masuk, mengurangi penggunaan uang tunai, serta memperkuat transparansi pengelolaan pendapatan daerah.
Wakil Bupati Jepara menyatakan penerapan e-retribusi merupakan salah satu langkah inovatif untuk meningkatkan Pelayanan Publik dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Teknologi ini juga diharapkan dapat membantu pemantauan real-time jumlah pengunjung sehingga kebijakan pengelolaan destinasi bisa lebih responsif dan akurat.
Berbagai objek wisata seperti Pantai Kartini, Pantai Bandengan (Tirta Samudra Beach), serta desa-desa wisata di kawasan pesisir yang selama ini menjadi magnet wisata terus ramai sejak pagi hari, termasuk pada akhir pekan dan musim liburan.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal
Peningkatan kunjungan wisata bukan hanya berdampak pada sektor pariwisata itu sendiri, tetapi juga terhadap sektor pendukung seperti perhotelan, restoran, UMKM lokal, dan transportasi. Rata-rata kunjungan wisatawan menginap antara 1–2 malam, bahkan wisatawan luar daerah kerap menginap hingga beberapa malam untuk menikmati ragam destinasi Jepara.
Para pelaku pariwisata dan masyarakat setempat berharap bahwa berbagai inovasi digital seperti e-retribusi dan sistem pembayaran elektronik akan terus diperluas ke destinasi wisata desa, sehingga pengalaman berwisata semakin aman, nyaman, dan mudah diakses oleh semua kalangan.
G7/TEAM










