Global7.id – Jepara,
Pemerintah Kabupaten Jepara menggelontor 5 ton beras murah yang dijual pada program melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman parkir Shopping Center Jepara, Jum’at (9/8/2024).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Diyar Susanto mengatakan, bersama yang dijual terdiri dari beras (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) SPHP sebanyak 3 ton dan beras medium sebanyak 2 ton.
SPHP dijual Rp 11.400 per kilogram dan beras medium dijual Rp 12.000 per kilogram.
Selain beras, ada juga telur 700 kilogram yang dijual Rp 23.500 per kilogram, minyak goreng 120 liter yang dijual 17.000 per liter dan gula pasir 200 kilogram yang dijual 17.000 per kilogram.
”Kita jual di bawah harga pasar, ada yang selisi Rp 500 sampai 2.000 per kilogram,” ungkap Diyar.
Ia menyebut, meski belum ada tanda-tanda kelangkaan komoditas, Pemerintah Kabupaten Jepara terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan.
”Pemerintah hadir untuk memastikan harga tetap stabil dan wajar, terutama dalam situasi saat ini yang berkaitan dengan kebutuhan pokok,” ungkap Diyar.
GPM ini juga bertujuan untuk menangani inflasi dan dilaksanakan serentak se-Jawa Tengah dalam rangka HUT Provinsi ke-79, dengan pencanangan yang telah dilakukan di Kabupaten Blora sebelumnya.
”GPM di Jepara sudah dilaksanakan empat kali, dimulai dari Krapyak, Langon, Mayong, dan sekarang di Jepara Kota,” tambahnya.
Selain GPM, Diyar juga mengumumkan peluncuran program baru DKPP, yaitu “Lapak Pangan Jumat”, yang akan diadakan dua minggu sekali setiap hari Jumat di lokasi yang sama.
Program ini akan menawarkan kebutuhan pokok dengan harga yang sama seperti di GPM, dengan kerja sama antara pemerintah, UMKM, dan Bulog.
”Harga yang ditawarkan adalah harga langsung dari produsen ke konsumen tanpa perantara, sehingga lebih terjangkau,” pungkas Diyar.***
Sumber: SM.










