Warga Desa Jlegong Jepara Geger, Lansia Petani Hilang Diduga Terseret Arus Sungai

Foto, Warga Desa Jlegong Geger, Lansia Petani Hilang Diduga Terseret Arus Sungai

Global7.id – Jepara, 

Warga Desa Jlegong Jepara geger setelah seorang lansia petani dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran sungai wilayah Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Jumat (30/1/2026).

 

Korban diketahui bernama Dul Rohman (70), warga setempat. Sejak pagi hari, korban berpamitan untuk berangkat ke sawah seperti rutinitas biasanya. Namun hingga menjelang siang, Dul Rohman tak kunjung kembali ke rumah.

 

Kecurigaan keluarga dan warga mulai muncul setelah korban tak bisa dihubungi dan tidak terlihat di area persawahan. Dua warga yang berinisiatif melakukan pencarian justru menemukan cangkul milik korban tergeletak di dekat sungai, tak jauh dari sawah tempatnya biasa bekerja.

 

Tak hanya itu, di sekitar lokasi juga ditemukan bekas jejak kaki yang diduga terpeleset, mengarah langsung ke aliran sungai. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban terjatuh dan terseret arus.

 

“Yang ditemukan hanya cangkul dan bekas kaki. Dari situ kuat dugaan korban jatuh ke sungai,” ungkap salah satu perangkat desa, Jumat sore.

 

Sungai di lokasi kejadian memang tidak terlalu lebar, namun memiliki kedalaman sekitar tujuh meter dengan arus yang cukup deras, terutama setelah hujan yang mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir. Kondisi inilah yang menyulitkan proses pencarian.

 

Laporan kejadian segera diteruskan ke Polsek Keling dan Tim SAR gabungan. Relawan bersama aparat kemudian melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban diduga jatuh hingga menyusuri aliran sungai ke arah hilir.

 

Bacaan Lainnya

Puluhan warga tampak memadati bantaran sungai, sebagian ikut membantu pencarian, sementara lainnya memilih menunggu sambil berdoa agar korban segera ditemukan. Suasana haru menyelimuti lokasi, terutama saat keluarga korban datang dan menyaksikan langsung proses pencarian.

 

Hingga Jumat sore, tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pencarian dipastikan akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran, menyesuaikan arah arus sungai.

 

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya para petani dan warga lansia, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim cuaca yang tidak menentu.

 

G7/AR

Pos terkait