Viral Kasus Pasien Troso, Kepala Puskesmas Pecangaan Jepara Akhirnya Buka Fakta Sebenarnya dalam Klarifikasi Resmi

Foto, Kepala Puskesmas Pecangaan Jepara, dr. Triyono Teguh Widodo Klarifikasi Soal Pasien Kecelakaan: Sudah Dilayani, Kondisi Kini Baik

Global7.id – Jepara | Sabtu 27 Desember 2025

Polemik penanganan pasien kecelakaan yang sempat ramai di media sosial akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Kepala Puskesmas Pecangaan Jepara, dr. Triyono Teguh Widodo, TW., MM.

 

Dalam penyampaiannya kepada Tim Global7 bahwa pasien berinisial P warga desa troso, korban kecelakaan lalu lintas tersebut ada miss komunikasi dengan perawat.

 

Menurut penjelasannya, Mbak P datang dalam kondisi sadar, stabil, bisa berjalan, namun mengalami luka di kaki serta dua kuku jari tangan yang terkelupas. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan, pembersihan luka, dan pemberian antiseptik. Ungkap Triyono.

 

Karena terdapat dua jari tangan yang sulit digerakkan, Mbak P disarankan menjalani pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit, karena bersamaan puskesmas sedang menangani pasien dengan kondisi berat yang rencana di rujuk ke RS Kartini, karena itu, Mbak P diarahkan melanjutkan pemeriksaan secara mandiri. Tambahnya.

 

Pagi ini para dokter dan perangkat desa sudah mengunjungi pasien kerumahnya. Alhamdulillah kondisinya baik. Hasil rontgen juga menunjukkan tidak ada patah tulang maupun dislokasi,” tegas dr. Triyono.

 

Tidak hanya soal pelayanan medis, dr. Triyono juga menyoroti persoalan parkir yang ikut menjadi perhatian publik. Ke depan, pihaknya akan memasang banner resmi retribusi parkir dari Pemkab Jepara sebagai bentuk kejelasan dan transparansi. Para juru parkir juga telah diimbau untuk lebih humanis, ramah, sopan, serta menggunakan atribut resmi seperti rompi parkir agar tertib dan mudah dikenali.

 

Sebagai langkah pembenahan internal, dr. Triyono menyebut telah mengadakan rapat seluruh karyawan Puskesmas Pecangaan untuk memperkuat komitmen pelayanan publik. Ia menekankan agar seluruh tenaga kesehatan semakin humble, humanis, komunikatif, serta memberikan pelayanan yang menyenangkan masyarakat agar tidak terjadi kesalah pahaman di kemudian hari.

 

Bacaan Lainnya

Masih dr Triyono, Sebenarnya kemarin dari informasi perawat pelayanan sudah sesuai SOP, tapi mungkin penyampaiannya kurang humanis jadi terjadi mis komunikasi, karena biasanya pasien atau keluargan yang mengantar itu panik karena lihat keadaan pasien

 

Ia memastikan evaluasi pelayanan akan terus dilakukan demi meningkatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat.

 

Di akhir pernyataannya, dr. Triyono Teguh Widodo menyampaikan terima kasih kepada Global 7 atas klarifikasi dan penyampaian informasi yang berimbang kepada publik, semoga kedepannya akan lebih baik, Pungkasnya.

 

G7/SGX&UCP

 

Pos terkait