Tuai Kritik, Anggaran Makan Gratis Bergizi 10 Ribu Per Porsi

Foto, salah satu contoh Makan Siang Gratis. Sumber foto: BT.

Global7.id – Yogyakarta,

Rencana pemerintah untuk menyediakan makan bergizi gratis dengan anggaran Rp 10.000 per porsi menuai kritik dari sejumlah pihak.


 

Dekan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Komarudin mengatakan anggaran tersebut sangat tidak efisien dan tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi yang memadai.


 

Komarudin menyebutkan bahwa harga Rp 10.000 per porsi jauh dari cukup untuk menyediakan makanan dengan gizi yang ideal, terutama untuk anak-anak.


 

Kritikan itu dilontarkan Komarudin disela kegiatan uji coba makan bergizi gratis di SD Negeri Nglindur, Kapaewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (12/12/2024).


 

Adapun menu makan bergizi gratis itu per porsinya memiliki anggaran Rp 28.000 dengan total 846,7 kalori.


 

“Kalau dipangkas lagi menjadi Rp 20.000, mungkin masih bisa. Ya semoga tidak Rp 10.000/porsi,” ujar Komarudin.


 

 

Ia menambahkan bahwa dengan anggaran Rp 10.000 per porsi sulit untuk mengharapkan makanan yang memenuhi standar gizi yang sehat.

Bacaan Lainnya

 

“Kami juga berpikir terkait dengan anggaran perporsi yang ditetapkan, dengan harga Rp 10.000 itu mau gizi seperti apa yang diharapkan dari Rp 10.000 sekarang ini. Karena kita tahu harga barang-barang juga naik,” ucap Komarudin.


 

Adapun informasi gizi dalam uji coba makan gratis kali ini terdiri dari nasi putih 195 kkal, ikan cakalang sarden 131,3 kkal, tahu goreng 103 kkal, soun goreng 381 kkal, capcay sayur 25,2 kkal, sambal 24,9 kkal, dan pisang 46 kkal.


 

“Jadi harapan kami, pemerintah juga harus rasional. Kalau ingin makanan itu bergizi ya tidak Rp 10.000/porsi, ” Pungkasnya.***

 

Sumber: GK.sorot.

Pos terkait