Global7.id – Jepara,
Ratusan Ibu-ibu di Desa kawak, kecamatan Pakisaji, Jepara, sangat antusias mengikuti tradisi manganan pada minggu (04/04/2025) di makam mbah wali kawak, hal tersebut dilakukan sebagai rasa syukur atas hasil panen raya yang melimpah.
Warga sangat antusias, mereka berbondong bondong membawa makanan yang berisi nasi, sayur dan lauk.
Tradisi manganan ini merupakan tradisi yang dilakukan secara turun temurun dan warisan leluhur yang dilaksanakan warga dengan berkumpul dan makanan bersama. nasi lengkap dengan lauk pauk di taruh diatas daun pisang dan daun jati, Acara yang dimulai pada sore menjelang maghrib ini berjalan dengan khidmat.
Petinggi Desa Kawak, Eko Heri Purwanto mengatakan “Tradisi ini merupakan simbol kerukunan warga dan bertujuan untuk nguri nguri budaya kita yang sudah dicontohkan oleh para leluhur, ” ucap Eko Heri.
Tradisi Manganan ini tidak hanya diikuti warga Desa Kawak saja melainkan berbagai desa seperti jambu timur, Desa Slagi dan Desa Guyangan turut hadir dalam acara tersebut.
Ia menambahkan, “Yang hadir kurang lebih 500-700 warga, mereka sangat lahap dalam menikmati makanan yang dibawa, semoga berkah dan hasil panen selanjutnya lebih melimpah, Aamiin ” imbuhnya.
Acara ini juga mendapat antusias yang luar biasa dari warga setempat, Unik Rustia (35), ” Saya cukup senang bisa mengikuti acara ini, Saya membawa nasi, lauk komplit telur, tahu dan teri ikan asin dan Sisanya makanan ini dibawa pulang biar nanti bisa nikmatin berkah bareng keluarga, ” Tandas Unik.
Sumber: Isj.










