Tidur Berlantai Tanah dan Beratap Langit, Tragisnya Pasangan Lansia dari Dongos Jepara 

Foto, pak Solik dan Bu Siti Sarisah didepan rumah yang tidak layak dihuni.

Global7.id – Jepara,

Sungguh tragis kehidupan yang dialami oleh pasangan lansia asal dukuh Randu Lencer, Desa Dongos, RT03/02, kecamatan Kedung, kabupaten Jepara yang bernama Ahmad Sholek (60) dan Siti Sarisah (59) yang bertempat tinggal di rumah Limasan yang disebut rumah tradisional Jawa yang memiliki ciri khas atapnya yang menyerupai limas dan terbuat dari bahan kayu.

Rumah yang ditempatinya sangat tidak layak dihuni. Rumah kayu tua itu berlantaikan tanah, tidur beralaskan tikar, tidur beratap seng bolong-bolong dan rumah tidak ada pintunya.

Untuk kamar mandi tidak ada dan dapur hanya menggunakan tumpukan batu bata serta tidak memiliki WC, namun masih ada listrik yang numpang ke tetangganya dan juga sumur.

Dari informasi yang diterima, rumah pak Solik dibangun sejak 10 tahun yang lalu dengan biaya sendiri sekitar Rp 3 juta. Semula rumah Limasan kayu itu besar dan lama-lama mulai rusak dan diperkecil hingga makin tambah rusak dan kini terlihat sangat tidak layak dihuni.

Sementara itu, pak Sholek sudah bertahun-tahun tidak kuat bekerja serabutan dikarenakan mengalami komplikasi pada kesehatannya.

Mengandalkan penghasilan 35 ribu perhari untuk keperluan sehari-hari dari istrinya, Siti Sarisah yang berkerja sebagai buruh ngamplas di gudang meubel di sekitar lingkungan rumahnya.

“Pak Bupati, piye iki pak..nyuwun tulong bedah rumah, ” ucap Siti Sarisah sambil menangis tersedu-sedu, Jum’at 21/3/2025) pagi.

Ia menambahkan, “Suami saya sakit-sakitan komplikasi jadi gak bisa kerja, ” imbuhnya.

Diketahui, pak Sholek memiliki dua anak yang sudah berkeluarga masing-masing, “Iya anak saya sudah mentas semua. Punya keluarga sendiri-sendiri yang kedua punya rumah di Desa Ngeling, ” jelasnya.

Dari warga setempat pernah mengajukan bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) ke Muhammad Sholeh selaku Kepala Desa Dongos. Namun, informasinya gagal dapat bantuan untuk pak Sholek dan bahkan untuk warga Desa Dongos yang membutuhkan bantuan RTLH untuk Desa Dongos.***

Sumber: G7/Seto.

Pos terkait