Teror Kuntilanak Mengamuk Dikuburan Mambak Jepara, Pohon Jati ditebang Berujung Mengerikan

Foto, ilustrasi kuntilanak menghantui warga Mambak Jepara

Global7.id – Jepara, 

 

Peristiwa mencekam melanda Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Setelah sejumlah pohon jati tua dan lapuk di area pemakaman desa ditebang demi alasan keselamatan, warga mulai diliputi keresahan. Bukannya tenang, justru kejadian-kejadian ganjil bermunculan, menyisakan ketakutan yang menjalar dari rumah ke rumah. Isu kuntilanak gentayangan kini jadi buah bibir warga lintas RT.

 

 

Penebangan pohon dilakukan karena kondisi pohon yang sudah keropos dan dikhawatirkan roboh menimpa patok ataupun peziarah. Namun dari sanalah awal kisah menyeramkan ini bermula.

 

 

Sepekan terakhir, sejumlah warga mengaku mengalami kejadian tak masuk akal. Pengakuan pertama datang dari Ulfa, warga RT 1/3. Sekitar pukul 2 pagi, saat hendak bersiap bekerja di pabrik garmen, ia mencuci pakaian di luar rumah. Tiba-tiba terdengar tawa perempuan awalnya sayup, lalu semakin jelas.
“Pas suara ketiga itu, benar-benar jelas. Saya tengok kanan kiri nggak ada siapa-siapa. Langsung saya lari ke dalam rumah dan ngunci pintu. Merinding semua badan,” kata Ulfa.

 

 

Cerita lain datang dari Siti, warga di RT yang sama. Ia pulang sekitar pukul 23.10 WIB setelah membantu membuat makanan ringan. Karena rumahnya dekat, ia jalan kaki. Namun saat separuh jalan ia merasa seperti dibuntuti.
“Ada rasa nggak enak, kayak ada yang ngikutin. Begitu nengok ke belakang, kayak ada sosok perempuan berambut panjang berdiri diam. Saya langsung lari sambil teriak,” ungkapnya dengan sedikit mempraktekkan kejadian itu.

 

 

Yang tak kalah menyeramkan, Mbak Ton, warga Dukuh Krajan, mengalami kejadian mistis sepulang dari sholat jamaah subuh di musholla. Saat hendak pulang, ia melihat seorang perempuan berdiri di dekat pohon srikoyo.
“Saya pikir itu ana tetangga Saya lalu tak sapa, tapi nggak jawab. Pas saya tengok lagi beberapa detik kemudian, nggak ada siapa-siapa. Padahal tadi jelas-jelas itu ana,” ucapnya sambil menunjukkan bekas merinding di lengannya.

Bacaan Lainnya

 

 

Warga Desa Mambak mulai mengaitkan kejadian-kejadian ini dengan penebangan pohon-pohon jati di area kuburan. Pohon-pohon tersebut dipercaya menjadi tempat ‘berdiam’ makhluk halus.
“Mungkin ada yang terusik. Tempat tinggalnya ditebang, jadi gentayangan,” ujar mbak ton.

 

 

Kini, suasana desa berubah mencekam. Warga membatasi keluar malam

Apakah ini sekadar kebetulan, atau benar-benar pertanda dari alam gaib?
Yang jelas, malam-malam di Mambak tak lagi sama. Suara tawa, bayangan samar, dan keheningan yang tiba-tiba berubah dingin jadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

G7/AR

Pos terkait