Global7.id – Jepara,
Jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Jepara mencapai 17.065. Jumlah itu didapatkan dari hasil survei sosial ekonomi nasional (Sensusnas) pada 2019. Masih berdasarkan survei tersebut, anak tidak sekolah terdiri tiga jenis.
Pertama
Anak tidak pernah sekolah.
Kedua
Anak putus sekolah tanpa menyelesaikan jenjang sekolah.
Ketiga
Putus sekolah karena tidak melanjutkan jenjang lebih tinggi.
Menanggapi permasalahan ini, Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menargetkan pada 2024 Kabupaten Jepara terbebas dari masalah ATS.
Dia sudah menyiapkan gerakan untuk mengentaskan masalah di bidang pendidikan ini. Dia mencanangkan geralan 1 guru dan tenaga kependidikan (GTK) 1 anak tidak sekolah (ATS).
Harapannya gerakan tersebut bisa menekan jumlah ATS di Kota Ukir. “Saya harap dengan gerakan 1 GTK, 1 ATS di tahun 2024 nanti dapat terselesaikan,” kata Edy Supriyanta, Sabtu (26/11/2022).
Edy Supriyanta menyebut gerakan tersebut merupakan upaya kongkrit Pemerintah Kabupaten Jepara untuk mengentaskan ATS.
Selain itu juga, gerakan tersebut bentuk upaya mewujudkan merdeka belajar bagi anak-anak di Kabupaten Jepara.(***)
Sumber: Tj.
Tag










