Janji PJ Bupati Jepara Tak Kunjung Datang, Anak Korban Tersengat Listrik Berharap Perhatian dan Dukungan

Foto, korban tersengat listrik di Desa Senenan, kecamatan Tahunan, kabupaten Jepara

Global7.id – Jepara,

Setahun yang lalu seorang anak bernama Rohmad Risky Jamaludin (15) menjadi korban sengatan listrik dengan tegangan tinggi tiga Phase yang melintang diatas rumah tetangganya tanpa ada pelindung dari kabel listrik tersebut.

 


Keluarga korban tengah menunggu dengan penuh harapan atas janji kunjungan dari Penjabat (PJ) Bupati Jepara sejak awal ia menjabat, Namun hingga saat ini, kunjungan tersebut belum ada kabar.


 

Berawal dari sebuah kejadian pada 25 Mei 2022 yang lalu, seorang anak bernama Rohmad Risky Jamaludin (15) harus mengalami musibah serius ketika tubuhnya terbakar karena sengatan listrik. Kejadian tragis ini terjadi ketika Risky dan dua remaja lainnya sedang bermain di balkon teras rumah tetangga, saat itu secara tidak sengaja kabel listrik 3 phase tersentuh oleh Risky yang mengakibatkan separuh badannya terbakar hingga luka bakar mencapai 75%.


 


Hingga saat ini 30 Juli 2023 Risky tidak mampu berbuat apa-apa serta separuh badannya yang terbakar ditumbuhi kulit kasar berwarna coklat akibat luka yang serius.


 

Heru Sulistiyono warga Desa Senenan, kecamatan Tahunan yang kebetulan memiliki usaha bengkel di sebelah tempat kejadian berusaha menolong dengan mengendong korban dengan keaadaanya sudah tidak berdaya dengan luka bakar.


 

 

“Sore mas, kejadiannya kurang lebih pukul 17.30 saya mendengar anak-anak yang teriak minta tolong, Lalu saya menghampiri sumber teriakan tersebut, dan ternyata ada anak (Rizky) yang keadaanya sudah tidak sadarkan diri, lalu saya gendong dan mencari pertolongan agar bisa terselamatkan,” ujar Heru.

Bacaan Lainnya

 


Namun, ada hal menyedihkan dibalik kejadian tersebut disaat beberapa awak media berkunjung ke rumah Risky, dengan didampingi ketua Yayasan LBHIM (Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Menggugat) Ahmad Gunawan dan rekan. Sabtu ( 29/7/2023).


 

Cerita dari orang tua Risky, Zainal Arifin bahwa, satu minggu setelah kejadian naas tersebut keluarga Risky mendapatkan kabar bahwa PJ Bupati Jepara Edy Supriyanta hendak berkunjung untuk menemui Risky, mendapat kabar tersebut, pihak kepala Desa Senenan beserta perangkat Desa dan dari pihak rumah sakit mempersiapkan segala sesuatunya, namun, Pj Bupati yang ditunggu tidak bisa hadir dan kabar terakhirnya dibatalkan.


 

Risky mengharapkan dukungan moral dari pejabat setempat, khususnya dari Pj Bupati Jepara untuk dapat menjenguknya kembali.


 

Peristiwa ini dapat memberikan dukungan moral yang berarti bagi Rohmad Risky dan keluarganya, serta mengingatkan para pejabat untuk selalu memegang janji dan memberikan perhatian pada warganya yang membutuhkan.***

Sumber: BY.


Tag

Pos terkait