Foto, anggota arisan Sorjati dari Jepara yang selesai buka puasa bersama di Cafe Sate Kere Pengkol Jepara.
Global7.id – Jepara,
Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Islam, tetapi juga syarat dengan tradisi yang mempererat tali persaudaraan dengan cara buka puasa bersama.
Buka puasa bersama lebih dari sekadar mengenyangkan perut, buka puasa bersama juga memiliki makna dan nilai-nilai luhur. Kebersamaan dalam menyantap hidangan mencerminkan rasa kedekatan dan mempererat silaturahmi antar keluarga, teman, dan kolega.
Momen ini menjadi ajang untuk saling bertukar cerita, menjalin keakraban dan memperkuat rasa persaudaraan.
Momen buka puasa bersama juga dilakukan oleh Teguh Yulianto warga Pengkol Jepara bersama teman temannya. Tak sekedar teman-teman nongkrong, segerombolan orang yang disebut Sorjati (Ngisor Pohon Jati) juga mengadakan arisan seminggu sekali untuk mempererat pertemanan.
Foto, Teguh Yulianto bersama teman-teman yang sedang berbuka puasa bersama di Cafe Sate Kere Pengkol Jepara.
Nama Sorjati dipilih karena tempat berkumpul yang biasanya berada di bawah pohon jati di Cafe Sarang Ngopi berlokasi di Krapyak, Jepara.
Namun, pada acara buka puasa bersama yang sederhana dari kelompok arisan Sorjati ini sekaligus dibarengi syukuran atas sepeda motor barunya Yamaha Filano dari tetangga Teguh Yulianto yakni Tri Imam Hariono.
“Ya ini bancaan (syukuran) motor baru mas, jadi dibayarin oleh mas Imam. Alhamdulillah teman nongkrong dan tetangga saling akrab dengan silaturahmi berbuka puasa bersama kelompok arisan Sorjati di Sate Kere Pengkol Jepara, ” ujarnya, Kamis (13/3) malam.
Diketahui, di Jepara tradisi buka puasa bersama menjadi simbol toleransi dan kepedulian. Berkumpul dengan orang-orang dari berbagai latar belakang yang berbeda dan bisa membantu masyarakat untuk memahami perbedaan dan saling menghargai. Kebersamaan ini mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
“Jadi, buka puasa bersama menjadi refleksi diri dan pengingat untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Umat Islam diajak untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan dan merasakan kebahagiaan bersama, ” imbuhnya.
Maka, menurut Teguh, buka puasa bersama bisa mempererat tali silaturahmi, bisa memperpanjang usia, bisa reuni dengan kawan lama dan membuka kembali komunikasi yang renggang.
Semoga momen Ramadhan ini dapat membawa berkah dan keberkahan bagi seluruh umat Islam di manapun tempatnya. Mari kita saling menghargai dan menghormati satu sama lain dalam kebersamaan yang damai dan harmonis.
Lebih lanjut, Teguh Yulianto mewakili Tri Imam Hariono mengucapkan terima kasih kepada Ali, Sony, Sulis, Puri, Bella, Rini, Firman, Joko, Anik, Cristin, Ayu, Aji, Hisna, Rico, Munif dan Mazin.
“Terima kasih ya telah hadir di buka puasa bersama ini, smoga berkah dan bermanfaat, salam, ” Pungkas Teguh.***