Subhanallah, Dua Alqur’an Tak Terbakar di Kebakaran Rumah di Suwawal Timur Jepara 

Foto, 2 Al-Qur'an yang tidak terbakar di peristiwa kebakaran di Desa Suwawal Timur, kecamatan Pakisaji, Jepara.

Global7.id – Jepara,

Kebakaran yang menghanguskan rumah di Desa Suwawal Timur, kecamatan Pakisaji kemarin menyisakan cerita kesedihan pada keluarga korban. Dalam kebakaran tersebut, ada keajaiban tersimpan dibalik cerita kobaran api yang membakar rumah milik Ibu Nur Asiyah yang berlokasi di Dukuh Kaligung, RT07/RW04, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, pada Senin (21/4/2025) sekitar pukul 10.45 WIB.


Meski api mampu meluluh lantakkan rumah dan isinya. Akan tetapi cerita pengakuan masyarakat korban kebakaran menyebutkan pada saat membersihkan puing-puing sisa kebakaran menemukan dua Alquran yang tidak terbakar.


Hal itu dibenarkan oleh (MK) salah seorang warga Suwawal Timur, Pakisaji. Menurutnya itu mungkin sebuah keajaiban atas kuasa dan kebesaran Allah. Karena, kata dia, seluruh isi rumah ludes.  Sementara ada dua Alquran yang diletakkan di atas meja tidak ikut terbakar.


“Subhanallah, ada 2 Al-Qur’an tidak terbakar, masih utuh. Allahu Akbar, ” ujar MK, dikutip dari akun @_onelas558, Selasa (22/4).

Diberitakan sebelumnya, menurut keterangan Joko, (komandan pleton) Danton Linmas Desa Suwawal, peristiwa tersebut berawal dari cucu korban yang diperkirakan berusia sekitar 6–7 tahun, bermain korek api di atas tempat tidur. Api kemudian menyambar tirai jendela dan cepat membesar.


“Ya itu ada anak-anak main korek api, ntah bakar kertas atau apa, mungkin dikira api sudah mati, ” ujar Joko, Senin (21/4/2025).


Ia menambahkan, “Jika ingin memadamkan api pastikan api sudah benar-benar mati ya disiram dengan air atau pasir, ” pesannya.


Pihak keluarga sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun usaha tersebut tidak berhasil. Melihat api semakin membesar, Petinggi Suwawal, Aziz, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.


Petugas damkar menerima laporan pada pukul 11.00 WIB dan tiba di lokasi tak lama kemudian. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.


Petinggi suwawal mengingatkan dan selalu menghimbau pentingnya bagi orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di rumah, terutama terkait benda-benda berbahaya seperti korek api.***

Sumber: G7.

Pos terkait