Global7.id – Jepara,
Silaturahmi Linmas se-Kabupaten Jepara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan aparat keamanan. Acara ini merupakan upaya untuk mempererat hubungan dan meningkatkan koordinasi antara Linmas dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mendukung kegiatan sosial, terutama di daerah rawan bencana seperti di Desa Plajan, Minggu (9/6/2024).
Dalam sambutannya, Carik Plajan, Sholikin, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh hadirin. Ia menyampaikan permohonan maaf karena petinggi desa tidak bisa hadir secara langsung karena ada kegiatan lain yang harus dihadiri. Sholikin menekankan peran penting Linmas sebagai garda terdepan dalam menangani gangguan kamtibmas dan kegiatan sosial, mengingat Plajan merupakan daerah yang rawan bencana.
“Linmas tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi pusat informasi yang sangat penting ketika ada kegiatan yang harus segera ditangani,” ujar Sholikin.
Kabid Perlindungan Masyarakat, Satpol PP Dan Damkar Kabupaten Jepara
Nadjamudin Eka Sasmaka, S.Sos, M.H.
dalam sambutannya, mengapresiasi dedikasi para anggota Linmas. Menurutnya, Linmas adalah sosok luar biasa yang bekerja tanpa mengharapkan imbalan materi setiap hari.
“Linmas adalah makhluk yang luar biasa karena mereka tidak digaji setiap hari. Ucapan ‘matur suwun’ tidaklah cukup untuk menggambarkan rasa terima kasih kami. Jadikan tugas Linmas sebagai ladang mencari pahala,” kata Nadjamudin.
Nazarudin juga menyoroti kesamaan Linmas dengan pemadam kebakaran (damkar), yang hanya memiliki anggaran operasional sebesar 7 juta rupiah per tahun dengan 7 unit kendaraan. Di Kabupaten Jepara sendiri, terdapat 6971 personil Linmas yang sebagian besar bertugas atas dasar sukarela.
Lebih lanjut, Kabid Kelinmasan mengusulkan beberapa rencana ke depan, termasuk mengadakan jambore Linmas se-Kabupaten Jepara dengan anggaran dari dinas, dan pemenangnya akan diikutsertakan dalam jambore tingkat provinsi. Mulai Januari 2026, semua Linmas di Jepara diharapkan sudah berseragam dengan anggaran yang berasal dari dana desa. Bulan Juni ini juga akan diadakan pembinaan khusus untuk Linmas.
“Kami menyarankan agar dibentuk paguyuban Linmas se-Jepara dengan Surat Keputusan (SK) dari dinas, serta menjamin kesehatan Linmas melalui BPJS Kesehatan,” tambah Nazarudin.
Acara silaturahmi ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kerjasama antar anggota Linmas serta pihak terkait lainnya, guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan tanggap bencana di Kabupaten Jepara.***
Sumber: G7.
Wartawan: AR.










