Seram, Tradisi Berburu Kepala Pernah Dilakukan Suku Dayak

Foto, warga dari suku Dayak Kalimantan tengah

Global7.id – Suku Dayak,

Suku Dayak berasal dari Kalimantan, tepatnya di provinsi Banjarmasin Kalimantan Selatan dan hingga kini masih memegang erat adat serta tradisinya. Beberapa hal yang mudah dikenali dari ciri khas tradisi suku Dayak ialah pakaian, bahasa, juga bentuk rumahnya.

 


Selain itu, ada pula beberapa tradisi unik dari suku Dayak. Adapun beragam suku Dayak dari Suku Banjar, Dayak Bakumpai, Dayak Baraki, Dayak Maanyan, Dayak Lawangan dan Dayak Bukit Ngaju. Simak lebih lanjut untuk mengetahui tradisi dari suku Dayak.


 

1. Tradisi Kuping Panjang

Suku dayak Memili tradisi unik, yakni memanjangkan telinganya. Menurut mereka, semakin panjang kuping (telinga), maka perempuan suku dayak akan terlihat sangat cantik.

 


Selain terlihat cantik, dengan memanjangkan telinga bahwa seseorang sudah terlihat sabar dan menunjukkan status kebangsawanan.


 


3. Tradisi ber-Tato

Tradisi kedua adalah, suku Dayak dengan memasang tato ditubuhnya. Tato ini melambangkan bahwa masyarakat dayak memiliki kekuatan serta hubungan mereka dengan tuhan.

 

Bacaan Lainnya

Tato ini pun tidak sembarangan, tato yang digambarkan ditubuhnya ada beberapa simbol yang memiliki makna. Seperti tato bunga terong, melambangkan bahwa orang tersebut memasuki fase dewasa.


 

3. Tradisi Ngayau atau Berburu Kepala

Meskipun tradisi ini sudah dihentikan, lantaran membahayakan dan mengancam seseorang.

 


Namun pada zaman dahulu tradisi ini sudah turun temurun sebagai tradisi balas dendam bagi keluarga. Bahwasanya, anak dari suku dayak diwajibkan memenggal kepala Manusia yang dianggap musuh dan telah membunuh keluarganya.


 


5. Tradisi Tiwah

Tradisi suku dayak dengan membakar tulang belulang keluarganya yang telah meninggal. Tradisi itulah dikenal, lantaran sebagai wujud kepedulian manusia untuk membantu keluarga yang telah meninggal untuk mengantarkan arwahnya.


 

6. Tradisi Manajah Antang

Tradisi dari suku Dayak selanjutnya ialah Manajah Antang, tradisi ini merupakan suatu ritual untuk mencari di mana musuh berada ketika berperang.


 

Menurut cerita masyarakat Dayak, ritual manajah antang merupakan ritual pemanggilan roh leluhur dengan burung Antang, di mana burung tersebut dipercaya mampu memberitahukan lokasi musuh.***

 

Sumber: RU.


Tag

Pos terkait