Global7.id – Jepara,
Kabupaten Jepara menyabet penghargaan Kota Adipura lagi untuk ke-16 kalinya kemarin. Ini menjadi perolehan terbanyak Adipura se-Pati Raya. Jumlah terbanyak kedua Kabupaten Pati dengan 13 kali, Kudus 12 kali.
Sedangkan Rembang, Blora, dan Grobogan sama-sama lima kali. Namun, tahun ini Rembang dan Grobogan zonk.
Trofi penghargaan tersebut, diterima Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Jepara Ratib Zaini dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta kemarin. Rencananya, trofi tersebut akan diarak dari perbatasan Jepara-Demak hingga Pendapa Kabupaten Jepara besok (7/2).
Dalam raihan Adipura kali ini, Kota Ukir harus rela tereliminasi dari peraih Adipura Kencana. Tahun lalu, penghargaan itu, bisa diraih Kabupaten Jepara untuk kali pertama.
”Untuk Kabupaten Jepara yang ke-15 kemarin kan dapat Kencana. Tetapi Kencana itu, se-Indonesia hanya ada lima. Memang persyaratan untuk Kencana luar biasa banyak. Salah satunya konsistensi kabupaten/kota dalam menjaga kebersihan kabupaten atau kotanya yang diikuti masyarakat serta semua OPD,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara Aris Setiawan.
Meski begitu, ia tetap mensyukuri raihan Adipura yang diterima tahun ini. Di sisi lain, pihaknya bertekad pada masa mendatang, Bumi Kartini bisa meraih penghargaan Adipura Kencana lagi. Di antaranya, menjaga komitmen masyarakat, agar berinovasi.
Salah satunya lewat desa mandiri sampah. Di Jepara sendiri, sejauh ini sudah ada sekitar 31 desa mandiri sampah. ”Optimalkan desa mandiri sampah, sehingga desa bisa mengolah sampah masing-masing,” katanya.
Inovasi lain yang disiapkan berupa menabung sampah hingga pengembangan tempat pengolahan sampah akhir (TPA) di Desa Bandengan. Rencananya akan dijadikan tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) refuse derived fuel (RDF) tahun depan.***
Sumber: RK.










