Global7.id – Jepara,
Setelah kabar kehilangan delapan motor ramai di media sosial usai gelaran orkes D’TRASS di Desa Kepuk Krajan, Kecamatan Bangsri, pada malam (2/12/2025), aparat kepolisian akhirnya memberikan kepastian. Satu unit sepeda motor kini resmi dilaporkan hilang, berdasarkan laporan masuk ke Polsek Bangsri pada Rabu malam (3/12/2025) pukul 20.15 WIB.
Konfirmasi ini didapat setelah awak media Global 7 melakukan pengecekan langsung kepada Kapolsek Bangsri Iptu Sukresno.
Parkir Bebas Tanpa Penjagaan Jadi Sorotan
Sebelumnya, kabar tentang hilangnya delapan motor viral setelah sebuah unggahan Facebook menyebutkan bahwa lokasi parkir tidak dikelola panitia maupun pihak desa. Penonton memarkir motor secara mandiri di tepi jalan tanpa karcis dan tanpa penjaga.
Situasi inilah yang diduga memberi celah terjadinya tindak pencurian.
Respons Warga: Resah, tapi Tunggu Data Valid
Kabar tersebut memicu kegelisahan warga, apalagi jumlahnya disebut mencapai delapan unit. Namun warga juga mengingatkan agar publik tidak langsung percaya sebelum ada laporan resmi.
“Kalau memang hilang, harus ada laporan resmi supaya jelas jumlah dan kronologinya,” ujar salah satu warga Kepuk Krajan.
Petinggi Desa: Belum Terima Laporan Langsung, Diminta Segera Melapor
Petinggi Desa Kepuk Krajan menegaskan bahwa pihak desa belum menerima laporan langsung dari pemilik kendaraan.
“Jika ada warga yang kehilangan, kami sarankan segera membuat laporan agar bisa ditindaklanjuti aparat,” tegasnya kepada Global 7.
Setelah Dikonfirmasi Global 7, Kapolsek Bangsri Iptu Sukresno Benarkan Ada Laporan Resmi.
Awalnya, pihak polsek menyebut belum menerima laporan. Namun setelah dicek lebih lanjut, Kapolsek Bangsri Iptu Sukrisno akhirnya membenarkan bahwa satu laporan kehilangan motor resmi telah masuk.
Konfirmasi ini disampaikan kepada jurnalis Global 7 pada Rabu malam, 3 Desember 2025.
“Betul, ada satu laporan kehilangan motor yang masuk. Laporannya tercatat pukul 20.15,” ujar Kapolsek Bangsri.
Dengan masuknya laporan resmi tersebut, penyelidikan kini dilakukan berdasarkan data faktual.
Kasat Reskrim Polres Jepara Turut Memastikan Penanganan
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Wildan Umar Rela juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengecek perkembangan laporan tersebut dan memastikan proses berjalan sesuai prosedur.
“Kami pastikan laporan yang masuk akan dicek dan diproses sesuai SOP. Unit Reskrim Bangsri sedang menelusuri lokasi kejadian,” ujarnya melalui pesan singkat.
Imbauan Aparat untuk Warga Jepara
Aparat kembali mengingatkan warga agar:
Menggunakan parkir resmi dengan karcis dan petugas.
Memasang kunci ganda.
Menghindari parkir liar tanpa penerangan.
Segera melapor jika kehilangan terjadi agar penelusuran cepat dilakukan.
Hingga berita ini diterbitkan, dugaan awal hilangnya delapan motor tidak terbukti. Data resmi menunjukkan satu unit kendaraan hilang dan kini dalam proses penyelidikan.
Global 7 akan terus memantau dan melaporkan perkembangan terbaru dari kasus ini.
G7/TEAM










