Global7.id – Kudus,
Ribuan ayam mati terpanggang dikandang milik Diyah Wiharsi yang berada di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Kebakaran diketahui sekitar pukul 05.05 pada Rabu 11/09/2024 oleh salah satu pekerja kandang yang tidur di mess tidak jauh dari lokasi kandang.
Kapolsek Jekulo AKP Lukhar Syan’in menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Teguh, pekerja kandang yang tidur di mess karyawan, yang berada di utara kandang.
“Sekitar pukul 05.05 WIB saat Teguh keluar dari mess, melihat ada asap dan api dari atas kandang ayam. Terdengar juga suara alarm yang terpasang di pintu kandang.” ujar Kapolsek Jekulo AKP Lukhar Syan’in.
Selanjutnya saksi membangunkan pekerja yang tidur di mess. Dengan menggunakan Apar, para pekerja berusaha memadamkan api, serta mengamankan sepeda motor yang berada di lorong antara kandang dan mess.
“Sekitar pukul 06.00 WIB, akhirnya api berhasil dipadamkan. Ada 7 armada pemadam yang terlibat, dari BPBD dari Satpol PP, dan Damkar dari PT.Djarum,” terang AKP Lukhar.
Dari keterangan saksi, kebakaran diperkirakan Korsleting listrik pada jaringan Instalasi listrik karena api berasal dari atap bangunan kandang ayam.
Sementara untuk kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai miliaran rupiah, dengan perhitungan luas kandang ayam sekitar 1.200 Meter, 36.000 ekor bibit ayam pedaging dengan harga 290 juta yang baru di masukan ke kandang sekitar 2 hari, 45 buah Gas 12 Kg, 180 sak pakan ayam 50 kg dengan harga per 1 kg Rp.10.000, dan obat-obatan seharga 7 juta.
“Dari perkiraan sementara, kerugian mencapai Rp 1,5 M. Sementara untuk penyebab pasti kebakaran masih menunggu proses penyelidikan,” jelasnya.***










