Global7.id – Jepara,
Warga Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, digegerkan dengan aksi pengejaran hingga pengeroyokan terhadap seorang remaja berusia 16 tahun yang diduga mencuri bebek milik warga. Video detik-detik remaja itu babak belur diamuk massa viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Facebook Info Seputar Jepara sekitar 18 jam lalu.
Dalam video, terlihat seorang remaja tergeletak dan dikelilingi puluhan warga. Suasana panas, warga emosi, dan sebagian meluapkan kemarahan mereka sebelum polisi datang mengamankan.

AZKO telah dikenal lebih dari 30 tahun menyediakan perlengkapan rumah tangga dan travel berkualitas.
Cek juga tips packing agar koper tetap rapi dan muat banyak hanya melalui kanal resmi B Link.
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Wildan Umar Rela membenarkan insiden ini. Kepada awak media Global7, Wildan menyebut pihaknya menerima laporan dari masyarakat pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.
“Benar, kami menerima laporan tentang dugaan pelaku pencurian bebek dan ayam yang telah diamankan warga Desa Troso,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).
Menurut Wildan, warga sudah lama resah akibat sering kehilangan ayam dan bebek. Kecurigaan pun mengarah pada remaja yang ternyata masih warga desa setempat. Pada hari kejadian, warga memutuskan untuk melakukan penyanggongan.
“Masyarakat melihat pelaku sedang membawa bebek yang rencananya akan dijual. Warga kemudian mengamankan dan menanyai pelaku, hingga akhirnya pelaku mengakui perbuatannya,” tegasnya.
Situasi berubah tegang saat warga terus berdatangan. Emosi tak terbendung, sebagian warga memukuli remaja tersebut hingga mengalami luka serius.
“Karena massa sudah banyak yang berkumpul, pelaku sempat dipukuli oleh masyarakat setempat. Setelah itu barulah petugas Polsek Pecangaan mengamankan pelaku,” jelas Wildan.
Remaja itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak kepolisian kemudian mengambil langkah cepat mengingat pelaku masih di bawah umur.
“Kasus ini diambil alih Unit PPA Satreskrim Polres Jepara karena pelaku masih di bawah umur,” imbuhnya.
Pihak kepolisian mencatat, kasus-kasus dugaan pencurian ternak di beberapa wilayah Jepara memang kerap memicu aksi main hakim sendiri. Polisi kembali mengimbau masyarakat agar tetap menyerahkan proses hukum kepada aparat, mengingat tindakan kekerasan justru dapat menimbulkan persoalan hukum baru.
G7/TEAM










