Global7.id – Jepara,
Kejadian tak senonoh terjadi di sebuah warung makan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Sebuah video memperlihatkan ulah seorang pria di sebuah warung di Jepara yang diduga sengaja memperlihatkan alat vitalnya. Video ini viral di sejumlah media sosial.
Video tersebut direkam perempuan yang diduga menjadi korban kelakukan pria tersebut. Mengetahui direkam, pemuda itu langsung pergi sambil menutupi wajahnya.
“Si perekam terlihat jelas di video sangat geram lalu dia melontarkan kata-kata bernada amarah.
“Kurang ajar tenan koe. Ora ana sabuk ucul, mok dudohke manukmu. Aku ngerti. Kurang ajar yo. (Kurang ajar sekali kamu. Tidak ada ikat pinggang lepas, alat vitalmu kamu perlihatkan. Saya tahu. Kurang ajar ya),” kata wanita itu.”
Ucapan itu dilontarkan kepada seorang pemuda di depannya. Pemuda itu memakai kaos biru dan mengenakan celana jeans pendek.
Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela mengatakan, polisi sudah mendapatkan identitas terduga pelaku. Setelah diprofiling, didapati bahwa pria tersebut berinsial NY (24). Pria itu merupakan warga Kecamatan Batealit.
”Yang bersangkutan ini warga Kecamatan Batealit. Bekerja di salah satu pabrik di Pecangaan,” ungkap AKP Wildan.
Pihaknya mengaku sudah mendatangi rumah terduga pelaku dan berkoordinasi dengan petinggi setempat. Namun pria yang merupakan karyawan salah satu pabrik itu sedang tidak berada di rumah.
”Kami juga sudah datang ke tempat yang bersangkutan kerja. Tapi tidak ada,” terang AKP Wildan.
AKP Wildan juga menjelaskan jika anggotanya telah menemui perempuan yang merekam aksi tak senonoh itu. Perempuan itu berinisial PR (32) yang juga warga Kecamatan Batealit. Namun berbeda desa. Antara perempuan dan pria itu tidak saling kenal.
Dari keterangan PR, peristiwa itu terjadi pasa Jumat (18/7/2025) siang di warung makan Ibu Jum di belakang Pasar Pecangaan. Pria itu memang sengaja memperlihatkan alat vitalnya. ”Tapi kami harus mengklarifikasi itu, benar atau tidak,” jelas AKP Wildan.
Meski mengaku menjadi korban pelecehan itu, namun PR masih belum mau membuat laporan Polisi. ”Korban enggan membuat laporan. Dia bilang sengaja (memvideo) agar terduga pelaku jera,” katanya.
Kendati begitu, AKP Wildan masih akan tetap mendatangi rumah terduga pelaku. Itu guna mengklarifikasi peristiwa yang sebenarnya terjadi.***
Sumber: SMM










