Global7.id – Nasional,
Pemerintah membuka wacana untuk mengatur pembelian BBM bersubsidi. Rencananya, pengaturan BBM bersubsidi ini berlaku mulai 1 Oktober 2024.
Dari informasi yang diterima awak media, aturan ini hanya berlaku untuk kendaraan roda empat (mobil). Kemudian, pembatasan disebut-sebut akan dilakukan berdasarkan cubicle centimeter (cm3) alias cc.
Untuk yang berbahan bakar bensin, kendaraan yang boleh membeli BBM subsidi maksimal 1.400 cc. Sementara itu, untuk yang berbahan bakar diesel maksimal 2.00 cc.
Bila mengacu pada ketentuan tersebut, kendaraan yang bisa membeli BBM bersubsidi dengan bahan bakar bensin antara lain:
Toyota:
1. Raize 998 cc dan 1.198 cc
2. Agya 1.197 cc
3. Calya 1.197 cc
4. Avanza 1.329 cc
Daihatsu:
1. Ayla 998 cc dan 1.197 cc
2. Sigra 998 cc dan 1.197 cc
3. Sirion 1.329 cc
4. Rocky 998 cc dan 1.198 cc
5. Xenia 1.329 cc
Wuling:
1. Formo S 1.206 cc
Suzuki:
1. Ignis 1.197 cc
2. S-Presso 998 cc
Honda:
1. Brio 1.199 cc
Mercedes-Benz:
1. A-Class 1.332 cc
2. CLA 1.332 cc
3. GLA 200 1.332 cc
4. GLB 1.332 cc
Kia:
1. Picanto 1.248 cc
2. Seltos 1.353 cc
3. Rio 1.348 cc
Nissan:
1. Magnite 999 cc
2. Kicks e-Power 1.198 cc
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sempat berkomentar mengenai kriteria kendaraan yang boleh menerima BBM subsidi ini. Dia mengatakan kriteria kendaraan yang boleh menerima BBM bersubsidi sedang dibahas.
“Nanti dibahas, saya belum bisa bicara detail itu,” katanya di DPR, Selasa (27/8/2024) lalu.***
Sumber: Dtk.










