Global7.id – Jepara,
Image sektor mebel di Kabupaten Jepara tercemar seiring maraknya aksi penipuan penjual mebel di online yang dilakukan di media sosial. Aksi penipuan ini memakan korban pembeli dari luar daerah.
Terkait persoalan ini, Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif menyarankan Pemerintah Kabupaten Jepara membentuk pusat aduan yang secara khusus untuk menangani konsumen yang menjadi korban penipuan mebel dan furniture. Selama ini konsumen yang menjadi korban penipuan tidak tahu ke mana harus mengadu.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, “Nah, pemerintah harus hadir untuk mengatasi. Melalui pusat aduan itu bisa mengecek kebenarannya, mengundang pihak-pihak terkait, memediasi. Kalau tidak bisa lewat musyawarah bisa ditindak dengan UU yang berlaku,” Ujar Haizul Ma’arif, Kamis (2/2/2023).
Menurutnya, cara itu bisa membantu konsumen yang menjadi korban penipuan. Di sisi lain juga membantu melindungi pengusaha-pengusaha mebel yang terpercaya.
Ia menambahkan, “Hal ini harus dibenahi untuk menjaga citra baik mebel Jepara,” Imbuh Haizul Ma’arif.
Haizul menjelaskan, penanganan serius terhadap penipu penjual mebel di ranah online itu bisa menjaga kepercayaan calon-calon pembeli terhadap para pengusaha mebel di Kabupaten Jepara.
Selain itu, Menurut Haizul, Pemkab Jepara juga harus hadir mengangkat potensi mebel dan ukir. Satu di antaranya dengan cara mengevaluasi dan menyusun strategi yang membuat pengusaha UMKM semakin berkembang.
“Mereka harus disupport dengan kebijakan pemerintah dan pelaku usaha ukir mendapat perhatian dari Pemkab Jepara dan tidak boleh diabaikan ya termasuk kesejahteraannya, ” Tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Jepara, Eriza Rudi Yulianfo mengatakan, Pemkab Jepara telah berupaya menjaga eksistensi mebel dan ukir di Jepara. Satu di antaranya dengan mengikuti pameran di lingkup regional dan internasional. Saat ini pihaknya sedang mempersiapkan untuk pameran Ifex (International Furniture Expo), 9-12 Maret 2023 mendatang.
Eriza menambahkan, “Untuk Ifex nanti, kita sudah tidak di pojok lagi. Ada perubahan untuk Jepara,” Pungkasnya.***
Sumber: Tj.
Tag










