Global7.id – Jepara,
Penggunaan Dana Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo, Jepara tahun anggaran 2022 senilai Rp. 285 juta untuk Penyertaan modal ekonomi kerakyatan, hingga di akhir bulan Maret tahun 2023 belum seluruhnya dibelanjakan dan didistribusikan. Berikut hasil investigasi awak media, Selasa (28/3/2023).
Ali Shohib selaku Petinggi Sekuro menjelaskan, “Pada bulan Pebruari 2023 masih sekitar 64 ekor kambing yang belum didistribusikan, saya berharap apabila ada masyarakat yang ingin mengetahui informasi, dokumentasi, maupun data jangan segan segan menemui saya,” Ujarnya.
Moko selaku Ketua BPD Desa Sekuro ketika dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, “kita kroscek saja, semua BPD, Petinggi, Carik dan njenengan, supaya informasi yang akan disampaikan ke publik valid, dari berbagai nara sumber.” Tuturnya.
Legini selaku tokoh masyarakat Desa Sekuro ketika diwawancarai awak media di rumahnya menceritakan, “Saat itu saya mendapat undangan dari Pemerintah Desa Sekuro untuk menerima bantuan kambing, saya mewakili kelompok NU. Saat itu tiga bulan yang lalu tanggalnya saya lupa, ada 15 ekor kambing yang akan diserahkan. Kelompok NU mendapatkan 5 ekor kambing, kelompok Muhamadiyah 3 ekor kambing, karangtaruna 3 ekor kambing, yang 4 kambing untuk warga dukuh Kiongsari dari kelompok apa saya tidak tahu,” jelasnya.
Legini mengungkapkan, “Ada 10 kelompok penerima bantuan Kambing, mengenai harga saya tidak tahu, sebelum kambing tersebut saya serahkan kepada yang merawat, saya sepakati terlebih dahulu pembagian hasilnya, yaitu 60% untuk yang merawat, 40% untuk kelompok, sebelum saya menyerahkan kepada yang merawat kambing, saya juga menyepakati harga kambing indukannya terlebih dahulu, karena nanti pengelolaannya akan dilakukan secara bergulir. Saat harga kambing ditaksir oleh ahlinya, yang 3 ekor ditaksir harga maksimalnya Rp 1,8 juta/ekor dan yang 2 ekor kambing harganya ditaksir paling tinggi dipasaran hanya 1 juta/ekor. ” Katanya.
Ia menambahkan, “Rahap pertama diserahkan sejumlah 15 ekor kambing, tahap kedua di bulan Pebruari diserahkan lagi sebanyak 20 ekor, kambing,” imbuhnya.
Untuk memastikan jumlah kambing yang sudah didistribusikan, Legini menghubungi Modin dan juga Hartono selaku BPD Sekuro, melalui panggilan telpon disaksikan oleh awak media.
Pada saat itu Afif Mubarok selaku Modin mengatakan, “Setelah 15 ekor kambing diserahkan, di bulan pebruari 2023 didistribusikan lagi 10 ekor kambing senilai 25 juta, pendistribusian selanjutnya saya tidak tau karena petinggi sendiri yang membelanjakan dan menyerahkan kambing tersebut, dipusatkan di rumahnya, bukan oleh Makmur selaku Ketua BUMDes dan BPD juga juga mendapatkan jatah kambing tersebut,” Ucapnya.
Kemudian Legini menghubungi Hartono selaku BPD, Hartono mengatakan, “Tahap pertama sudah diserahkan 15 ekor kambing, tahap kedua diserahkan lagi 20 ekor kambing penyerahannya di rumah kaji Bad 5 ekor kambing, Sumiyatun 5 ekor kambing, kaji Moko 4 ekor kambing, sisanya yang 6 ekor kambing saya tidak tahu,” Terangnya.
Dari keterangan diatas terkait pendistribusian kambing senilai Rp 285 juta, berarti sampai hari ini baru 15 ekor kambing dan 20 ekor kambing.
Akhirnya Legini mengatakan kepada awak media, “Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa harusnya selesai di tahun anggaran yang sama, BPD harusnya melakukan pengawasan terkait penggunaan Dana Desa tersebut,” Jelasnya.
Seandainya ada masyarakat yang ingin tau uang Rp 285 juta dapat kambing berapa, sisa uangnya dimana, mudah mudahan Petinggi Desa Sekuro bisa menunjukkan kepada siapa saja bantuan kambing tersebut diberikan.” Pungkasnya.***
Sumber: Warga/Arf M.
(Setiyadi Global7.id)
Tag










