Pembentukan Dewan Kebudayaan Jepara Terhambat, Pendaftar Musda Minim

Foto rapat pembentukan dewan kebudayaan

JEPARA, Global7.id – Pemerintah Kabupaten Jepara tengah menyiapkan pembentukan Dewan Kebudayaan Kabupaten Jepara. Dewan ini nantinya akan menjadi mitra strategis Pemkab dalam upaya pemajuan kebudayaan di Kota Ukir.

 

Dewan Kebudayaan merupakan transformasi dari Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara, sesuai amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, menjelaskan pihaknya telah membentuk tim persiapan Musyawarah Daerah (Musda) yang diketuai Sarjono dari Yayasan Jungpara, yang selama ini fokus pada pelestarian seni Kentrung.

 

“Tim sudah bekerja dan mekanisme Musda sudah kami sosialisasikan kepada komunitas,” kata Edy, Minggu (11/10/2026).

 

Sayangnya, hingga penutupan pendaftaran pada Sabtu (10/10/2026), antusiasme komunitas budaya masih sangat rendah. Tercatat kurang dari 10 komunitas yang mendaftar sebagai peserta Musda. Bahkan untuk calon Ketua Dewan Kebudayaan belum ada pendaftar sama sekali.

 

Edy menilai kondisi tersebut tidak ideal jika Musda tetap dilanjutkan.

 

“Komunitas seni budaya di Jepara jumlahnya ratusan. Kalau yang daftar hanya segelintir, tentu tidak merepresentasikan aspirasi komunitas secara menyeluruh,” ujarnya.

 

Pihaknya kini tengah merumuskan mekanisme alternatif agar proses pembentukan pengurus Dewan Kebudayaan tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan asas keterwakilan.

Bacaan Lainnya

 

“Keberadaan Dewan Kebudayaan ini sangat vital sebagai penghubung antara pemerintah dengan pelaku budaya. Jangan sampai kekosongan ini berlarut-larut,” pungkasnya.

 

Global7/AA/Kominfo Jepara 

Pos terkait