Global7.id – Jepara,
Peluncuran Buku Mozaik Pengabdian dari Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan di Maribu Jepara
Pada acara peluncuran Buku Mozaik Pengabdian dari Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dibarengi dengan haul ke-120 R.A Kartini yang menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan dan kontribusinya dalam emansipasi wanita di Indonesia, pada Sabtu (14/9/2024) siang.
Menurut Wahyu Nugroho yang mengatakan, “R.A Kartini dikenal sebagai pelopor gerakan emansipasi wanita di Indonesia. Melalui surat-suratnya, ia menyuarakan impian untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi perempuan. Gerakan yang dipelopori oleh Kartini membuka jalan bagi wanita untuk mengakses pendidikan dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat, ” ujarnya saat memberikan sambutan di ula rumah makan Maribu Jepara, Sabtu (14/9/2024).
”Semoga buku ini dapat memberikan manfaat dan inspirasi terutama generasi muda serta masyarakat Jepara dalam mewujudkan cita – cita sesuai bakat dan minatnya,” harapnya.
Peran Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dalam acara haul ini berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peringatan acara di Jepara.
Perannya sangat krusial dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Diketahui, AKBP Wahyu Nugroho Setiawan meraih prestasi yang membanggakan dengan delapan tanda kehormatan bergengsi kepolisian yang pernah diraih, di antaranya Satyalancana Bhakti Buana, Satyalancana Pengabdian 8 tahun, Satyalancana Operasi Kepolisian, dan Satyalancana Dwidya Sistha.
Selain itu, ia juga memberikan dukungan moral dan motivasi kepada masyarakat untuk melanjutkan perjuangan Kartini.
Peluncuran buku “Mozaik Pengabdian” menjadi salah satu puncak acara dalam peringatan haul. Buku ini menggambarkan perjalanan dan pengabdian Kapolres Jepara dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat Jepara.
Melalui tulisan ini, diharapkan masyarakat dapat terinspirasi oleh dedikasi yang ditunjukkan oleh Kapolres dan jajarannya.
Rangkaian acara di Bumi Kartini mencakup berbagai kegiatan budaya seperti tari, pameran, dan diskusi. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, dari pejabat hingga masyarakat umum. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merayakan warisan perjuangan R.A. Kartini.
Buku ini di tulis dan di karang oleh seorang wartawan senior Hadi Priyanto yang merasa tertarik dengan kiprah Kapolres Jepara ini sehingga di jadikan buku dan menuliskan perjalanan karier sang Kapolres.
Peringatan haul ke-120 R.A. Kartini tidak hanya sekadar mengenang jasa, tetapi juga mendorong kesadaran sosial akan hak-hak perempuan.***
Sumber: LN/Ys.










