H-11 Lebaran, Jalur Pantura Semarang–Demak Masih Aman dari Rob, Tapi BMKG Ingatkan Ancaman Ini

Foto, H-11 Lebaran, Jalur Pantura Semarang–Demak Masih Aman dari Rob, Tapi BMKG Ingatkan Ancaman Ini

Global7.id – Demak, 

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, kondisi jalur Pantura Semarang–Demak dipastikan masih aman dilalui kendaraan. Hingga Senin (9/3/2026), ruas jalan nasional yang berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak itu terpantau tidak tergenang banjir rob.

 

Pantauan dari kamera pengawas milik Dinas Perhubungan Kabupaten Demak menunjukkan arus kendaraan masih ramai namun tetap lancar. Tidak terlihat genangan air yang biasanya muncul saat pasang laut tinggi.

 

Padahal, jalur Pantura Semarang–Demak merupakan salah satu jalur utama yang akan dilalui jutaan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur saat musim mudik Lebaran.

 

Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan prediksi cuaca maritim, potensi banjir rob diperkirakan akan terjadi pada pertengahan Maret, tepatnya antara tanggal 12 hingga 17 Maret 2026.

 

Potensi 17,3 Juta Pemudik Masuk Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan bahwa jumlah pemudik yang akan masuk ke wilayah Jawa Tengah pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 17,3 juta orang.

 

Angka tersebut membuat pemerintah provinsi bersama pemerintah daerah harus mempersiapkan berbagai langkah antisipasi agar arus mudik berjalan lancar dan aman.

 

“Diprediksi tahun ini ada sekitar 17.300.000 pemudik akan masuk tumplek blek ke wilayah Jawa Tengah,” ujar Luthfi dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Bacaan Lainnya

 

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

 

Beberapa di antaranya adalah pembentukan Posko Terpadu di Kantor Dinas Perhubungan Jawa Tengah, serta posko kewilayahan yang ditempatkan di enam Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan Wilayah.

 

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan posko pengamanan di 23 terminal tipe B yang tersebar di berbagai daerah.

 

Petugas juga akan melakukan patroli mobile di sejumlah titik rawan kemacetan seperti objek wisata, pusat perbelanjaan, pasar tumpah, hingga kawasan keramaian lainnya.

 

Baca Juga: Menko Zulhas dan Mas Wiwit Tinjau Jembatan Penghubung Demak–Jepara, Lebarnya Cuma 3,5 Meter!

 

Tambahan CCTV dan Perbaikan Jalan

Untuk meningkatkan pengawasan lalu lintas selama musim mudik, pemerintah juga menambah 10 titik kamera CCTV di sejumlah jalur strategis.

 

Tidak hanya itu, pemasangan rambu lalu lintas portable, pengecekan kelayakan kendaraan umum (ramp check), hingga program mudik gratis dan balik rantau gratis juga disiapkan guna membantu masyarakat.

 

Pemerintah daerah juga dikebut melakukan perbaikan jalan berlubang, peningkatan penerangan jalan umum, serta penataan jalur alternatif jika terjadi kepadatan lalu lintas.

 

“Kecepatan penanganan sangat diperlukan untuk memastikan setiap jalan mulus dan tidak ada lubang. Dengan begitu masyarakat bisa menggunakan jalan tersebut dengan lancar,” tegas Luthfi.

 

Ia juga meminta para bupati dan wali kota di Jawa Tengah bersama Forkopimda setempat untuk melakukan mitigasi potensi bencana selama masa libur Lebaran.

 

BMKG Ingatkan Potensi Rob di Pantura

Sementara itu, Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Ganis Erutjahjo, mengingatkan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah Pantura.

 

Menurutnya, puncak pasang air laut diperkirakan terjadi pada 12–17 Maret 2026, yang berpotensi menimbulkan genangan di beberapa daerah pesisir.

 

Beberapa wilayah yang diprediksi terdampak rob antara lain:

Kabupaten Pekalongan

Kota Semarang

Kabupaten Demak

Di Kota Semarang, wilayah yang rawan rob antara lain Genuk dan Mangkang, sementara di Kabupaten Demak terdapat beberapa titik langganan rob seperti Sayung, Bonang, dan Wedung.

 

Meski demikian, genangan rob tidak selalu melimpas hingga ke jalan Pantura.

 

“Kalau di Pekalongan tidak sampai ke jalan Pantura, cukup aman. Yang perlu diwaspadai itu di jalur Pantura wilayah Sayung, Demak,” jelas Ganis.

 

Karena itu, pemudik yang melintasi jalur Pantura Semarang–Demak tetap diminta memantau informasi cuaca dan kondisi lalu lintas secara berkala.

 

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan pemerintah, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi jutaan masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

 

 

G7/KMP

Pos terkait