Global7.id – Jepara,
Paguyuban Satlinmas Jepara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui aksi bakti sosial (baksos). Kali ini, bantuan disalurkan kepada dua penerima, yaitu Muhammad Aditya Pratama, seorang anak berusia 10 tahun penderita TBC dari Desa Watu, Kecamatan Keling, dan Rosminah (Mbah Peyek), seorang lansia penderita stroke ringan dari Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri, pada Minggu (29/12/2024).
Ketua Paguyuban Satlinmas Jepara, Joko Rintono, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bermula setelah membaca berita yang dimuat di media Global7.id. “Kami merasa terpanggil untuk membantu setelah mengetahui kondisi mereka. Aditya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD membutuhkan dukungan, dan Mbah Peyek juga memerlukan perhatian, terutama karena keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti pampers dan pengobatan,” ujar Joko.
Kisah Aditya dan Mbah Peyek
Aditya, anak dari pasangan yang tinggal di RT 03/RW 03 Desa Watu, Kecamatan Keling, didiagnosis menderita TBC. Kondisi kesehatannya mengharuskan ia mendapatkan perawatan intensif, namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala besar bagi keluarganya.
Sementara itu, Rosminah, atau yang akrab disapa Mbah Peyek, saat ini tinggal bersama anaknya, Kamidun, di RT 45 Kebok Kidul, Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri. Kamidun, yang bekerja sebagai buruh serabutan, mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan ibunya, termasuk biaya pengobatan dan perlengkapan harian.
“Kami hanya bisa merawat seadanya. Jika ada pihak yang membantu, tentu itu akan sangat meringankan beban kami,” ungkap Kamidun penuh harap, Minggu (29/12).
Dukungan dan Harapan
Joko Rintono berharap aksi baksos ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang menerima bantuan. Ia juga mengajak masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap warga sekitar yang membutuhkan.
“Semangat gotong-royong dan rasa kemanusiaan harus terus kita pupuk. Bantuan ini memang tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk ikut membantu,” tambah Joko.
Bantuan yang disalurkan berupa donasi tunai untuk membantu biaya pengobatan Aditya dan Mbah Peyek. Aksi ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, yang turut mendoakan agar kedua penerima bantuan segera diberikan kesembuhan.
Paguyuban Satlinmas Jepara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berbagi dan bersinergi dalam membantu sesama, terutama mereka yang berada dalam kondisi sulit. “Bersama, kita bisa membawa perubahan,” pungkas Joko.***
Sumber: G7.
Wartawan: AR.










