Global7.id – Jepara,
Nelayan asal Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara yang tenggelam beberapa waktu lalu, kini telah ditemukan meninggal dunia.
Jasad nelayan atas nama Suwardi (54) itu ditemukan di Kepulauan Seribu Jakarta oleh Tim BPBD dan Damkar Provinsi DKI Jakarta, Senin (6/5/2024).
Jasad tersebut mengenakan baju kaos berwarna kuning dengan lengan hijau dan celana pendek warna hitam sesuai dengan identitas korban. Suwardi diketemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Jasad korban sudah terlihat memutih dengan kondisi penuh air. Sementara beberapa bagian tubuh lainnya diinformasikan sudah rusak, kaki kiri tinggal tulang saja.
Kalakhar BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengungkapkan bahwa jasad tersebut merupakan nelayan asal Bandungharjo Jepara yang tersengat ikan pari beberapa waktu lalu.
“Kemungkinan jenazah nelayan yang tersengat ikan pari kemarin,” kata Arwin dikonfirmasi, Senin (6/5).
Terpisah, Kapolsek Kepulauan Seribu Utara, Iptu Yoyo Hidayat menjelaskan bahwa jasad ini ditemukan pertama kali oleh tiga orang yang sedang memancing di sebelah barat Pulau Kotok.
“Sekitar 300 meter di sebelah barat Pulau Kotok, saksi melihat mayat terapung, kemudian menghubungi kepolisian terdekat,” ujar Iptu Yoyo melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan.
Lebih lanjut, sekitar pukul 14.35 WIB Kapospol Pulau Panggang dan anggota Piket berkoordinasi dengan Damkar di Pulau Karya kemudian bersama-sama melakukan evakuasi mayat tersebut.
“Korban ditemukan pada hari Minggu (5/5), saat ini sudah dilakukan Penanganan dan Evakuasi,” terangnya.
Selanjutnya, pukul 15.10 WIB, korban dievakuasi menuju Pulau Karya, Menunggu Kapal untuk di Evakuasi ke RS Jakarta.
Diinformasikan, salah seorang Relawan Jepara, Alba mengatakan bahwa jasad nelayan ini sedang dalam proses pemulangan ke Desa Bandungharjo, Donorojo.
“Masih proses pemulangan ke Jepara, semoga cepat sampai dan segera dimakamkan,” ujar Alba.***
Sumber: SM.










