Global7.id – Tasikmalaya,
Suasana haru berubah menjadi gempar setelah sebuah mobil siaga desa dilaporkan hilang secara misterius di depan Masjid At-Taqwa, Desa Nagarasari RT 01/RW 02, kelurahan Tamanjaya kecamatan Tamansari, kota Tasikmalaya, usai digunakan untuk mengantar pasien rujukan ke rumah sakit. Kejadian ini terjadi pada Selasa malam, 8 Juli 2025, dan sontak mengguncang warga sekitar yang mengandalkan kendaraan itu untuk kebutuhan darurat.
Mobil siaga tersebut sebelumnya digunakan untuk mengantar seorang pasien ke klinik setempat, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Islam Kota Tasikmalaya. Setelah menyelesaikan tugasnya, sang supir Dede burhan solih memarkir mobil di depan masjid, seperti biasa.
“Rumah saya ada di pinggir jalan, tidak punya garasi. Jadi saya biasa parkir mobil di depan masjid. Sudah saya kunci rapat, jam 10 malam masih ada,” ujar sang supir dengan nada getir, yang namanya belum dipublikasikan demi alasan keamanan.
Namun, harapan untuk kembali menggunakan mobil itu pupus ketika pada waktu subuh, kendaraan vital tersebut menghilang tanpa jejak.
Lebih memprihatinkan lagi, lokasi kejadian tidak dilengkapi dengan CCTV, sehingga waktu pasti pencurian masih menjadi teka-teki. Dugaan sementara mengarah pada aksi pencurian terencana yang menyasar aset penting pelayanan masyarakat.
Polisi bergerak cepat. Unit Reskrim Polsek Tamansari telah melakukan olah TKP dan saat ini tengah menyelidiki motif dan pelaku yang terlibat. Mereka juga menghubungi komunitas kendaraan dan terminal terdekat untuk mencari petunjuk keberadaan mobil tersebut.
“Kami sedang mendalami semua kemungkinan. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat kami butuhkan,” ujar seorang petugas.
Warga sekitar dan jamaah masjid pun turut membantu, meski diliputi rasa cemas dan kecewa. Mobil siaga yang seharusnya menjadi penolong dalam kondisi gawat darurat kini justru hilang dari jangkauan.
Pemerintah desa dan pengurus masjid mengimbau masyarakat untuk segera melapor atau menghubungi 0819-2902-3240 apabila melihat mobil siaga tersebut atau mengetahui aktivitas mencurigakan pada malam kejadian.
Kehilangan ini bukan sekadar kehilangan kendaraan, tetapi kehilangan alat bantu nyawa. Di tengah keterbatasan fasilitas desa, mobil siaga bukan hanya kendaraan ia adalah harapan hidup.
G7/AR










