Mami Angie Van Belle Jadi Narasumber Talk Show di PCNU Jepara, Perkenalkan The Bullcave Resto dan Event Adem Ati Amurwabhumi

JEPARA | Global7.id – Pemilik The Bullcave Resto (Villa Griya Angie), Mami Angie Van Belle, menjadi bintang tamu sekaligus narasumber dalam acara talk show yang digelar bersama penyiar Radio R Lisa FM, Dinda Kirana, di Gedung PCNU Jepara, Kamis (14/5/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Mami Angie Van Belle didampingi Wisnu serta Eyang Cipto Husodo dari Paguyuban Adem Ati Amurwabhumi. Mereka memperkenalkan The Bullcave Resto sebagai restoran bergaya Western Europe yang menyajikan berbagai menu steak dan pizza serta telah menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi pecinta makanan dan minuman khas Eropa di Kabupaten Jepara.

 

Berlokasi di RT 05/RW 02, Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, restoran tersebut menawarkan suasana yang berbeda karena berada di kawasan pesisir pantai dengan lingkungan yang rindang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

 

Dalam dialog tersebut, Mami Angie juga menceritakan perjalanan kariernya sebagai eksportir dan pengusaha mebel yang telah lama berkecimpung di dunia usaha. Selain itu, ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk menjadi relawan kemanusiaan dan kebencanaan serta penggiat seni dan budaya.

 

Menurut sejumlah komunitas sosial di Jepara, Mami Angie juga dikenal memiliki kepedulian terhadap penyandang disabilitas dan kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial yang mendukung pemberdayaan kaum difabel.

 

Pada kesempatan yang sama, Mami Angie mengumumkan bahwa The Bullcave Resto akan menjadi tuan rumah kegiatan Gathering Spiritual Adem Ati Amurwabhumi yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Kita Dalam Sejati, Sejati Dalamnya Kita Bersama.”

Acara tahunan tersebut akan dikemas dengan terapi kesehatan nusantara bertajuk “Manunggal Ing Husada Ngudari Wikara Benaya” serta diisi kegiatan bakti sosial yang melibatkan sejumlah perwakilan paguyuban dan terapis kesehatan nusantara dari berbagai daerah.

 

Panitia menyebutkan, rangkaian kegiatan meliputi layanan terapi kesehatan alternatif seperti bekam, pijat saraf Alisman, al-fashdu, akupunktur, dan hipnoterapi. Selain itu, agenda juga mencakup pengijazahan ilmu kasepuhan, kanuragan, dan kebatinan yang menjadi bagian dari tradisi komunitas tersebut.

Bacaan Lainnya

 

Kegiatan tersebut, menurut penyelenggara, mendapat dukungan dari praktisi kesehatan medis maupun nonmedis serta sejumlah pemerhati pengobatan tradisional.

 

G7/Isk/The Bullcave Resto

Pos terkait