Maknai Hari Pahlawan di Era Digital, Agus Sutisna Ketua DPRD Jepara Ajak Warga Jadi Pahlawan di Lingkungan Masing-masing

Foto, Maknai Hari Pahlawan di Era Digital, Agus Sutisna Ketua DPRD Jepara Ajak Warga Jadi Pahlawan di Lingkungan Masing-masing

Global7.id – Jepara, 

Ketua DPRD Jepara, Dr. H. Agus Sutisna, S.H., M.H., mengajak masyarakat memaknai Hari Pahlawan tidak sekadar sebagai seremonial tahunan, tetapi sebagai momentum untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di era globalisasi dan teknologi digital saat ini.

 

Dalam refleksinya berjudul Memaknai Hari Pahlawan di Era Kekinian, Agus mengingatkan bahwa peringatan 10 November bukan hanya tentang upacara, tabur bunga, atau mengenang pertempuran Surabaya 1945. Lebih dari itu, masyarakat diajak untuk memahami bahwa nilai kepahlawanan terus berevolusi mengikuti zaman.

 

“Semangat kepahlawanan tidak boleh terkurung dalam narasi masa lalu. Medan perjuangan hari ini telah berubah. Jika dulu pahlawan berjuang dengan bambu runcing, maka saat ini perjuangannya terletak pada integritas, kepedulian, dan kemampuan menjaga nalar publik,” terang Agus.

 

Agus menjelaskan, ada beberapa bentuk kepahlawanan yang relevan pada era modern:

 

Pertama, menjadi pahlawan dalam melawan hoaks dan misinformasi. Menurutnya, keberanian bersikap kritis dan tidak mudah menyebarkan informasi tanpa verifikasi adalah bagian dari menjaga kedaulatan berpikir masyarakat.

 

Kedua, menciptakan inovasi dan kreatifitas. Pelaku UMKM, pengembang teknologi, seniman, akademisi hingga wirausahawan dianggap sebagai pahlawan baru karena mampu memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

 

Ketiga, menjaga integritas dalam hal-hal sederhana. Disiplin, jujur, tepat waktu, dan bertanggung jawab disebut sebagai sikap dasar yang memiliki nilai perjuangan besar.

 

Bacaan Lainnya

Keempat, peduli lingkungan dan sesama. Aksi seperti mengurangi sampah plastik, menjadi relawan, mendonasikan rezeki, hingga memberi dukungan moral kepada orang yang sedang berjuang menghadapi masalah kehidupan dinilai sebagai wujud nyata semangat gotong royong.

 

“Menjadi pahlawan hari ini tidak harus berperang. Cukup dengan bekerja jujur, berbuat baik, saling membantu, dan tidak menutup mata terhadap ketidakadilan. Itu sudah melanjutkan semangat para pahlawan bangsa,” ungkap Agus.

 

Ia berharap Hari Pahlawan menjadi pengingat bahwa tanggung jawab membangun bangsa berada di tangan seluruh warga negara, dari posisi dan peran apa pun.

 

G7/UCP

Pos terkait