Global7.id – Jepara,
Dewan Pengurus Ranting Nahdhatul Ulama Desa Dudakawu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara. Jln Pasar Kembang – Sinatah, RT 2/RW 5 Desa Dudakawu, Minggu 28/5/2023 menyelenggarakan Istighosah untuk ketentraman Desa Dudakawu.
Hadir dalam acara tersebut 17 orang diantaranya, Sarmadi Ketua TanfidIyah Desa Dudakawu kebetulan beliau merangkap Ketua BPD Dudakawu, Faris anggota BPD Dudakawu, Muslikin Ketua Suriah NU, Jamin wakil ketua TanfidIyah Desa Dudakawu, Juwarti muslimat Desa Dudakawu, Selasa, (30/5/2023).
Nahdhatul Ulama (NU) mempunyai prinsip dasar *al-muhafadhoh alal qadimish sholeh wal ahdu bil jadidil ashlah* artinya NU senantiasa menjaga segala hal yang baik yang berasal dari leluhur dan pendahulu, serta tidak menutup pada hal-hal baru yang lebih baik. Kesetiaan NU terhadap praktik tradisi ini tidak akan memudar selama tradisi itu membawa pada kebaikan. Diantara tradisi tersebut adalah istighosah, wahana permohonan kemenangan oleh kaum muslimin kepada Allah Yang Kuasa.
Dalam istighosah malam itu disampaikan oleh Ketua TanfidzIyah minta dukungan antara organisasi Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, sehingga salah satu dari anggota yang hadir menanyakan hal tersebut ke pengurus MWC Kecamatan Kembang.
Saat dikonfirmasi oleh awak media (H) yang saat itu hadir mengatakan, “Katanya istighosah yang judulnya untuk ketentraman Desa Dudakawu, tapi ternyata ujung ujungnya minta dukungan antar Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah. Sehingga paginya saya tanya ke salah satu pengurus MWC Kecamatan Kembang,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Saya tidak suka NU dijadikan alat untuk kepentingan politik, Karena istighosah sebagai wahana permohonan kemenangan oleh kaum muslimin kepada Allah Yang Kuasa bukan permohonan kepada organisasi atau lembaga” imbuhnya.
Terkait dukungan masyarakat berupa tanda tangan warga untuk melengserkan petinggi, awak media berhasil wawancara dengan Juwarti salah satu Guru MI di Desa Dudakawu.
Juwarti menceritakan, “Benar saya minta tanda tangan warga untuk melengserkan petinggi Dudakawu, bukan inisiatif saya sendiri disitu tertulis Daftar Warga Desa Dudakawu Kecamatan Kembang Jepara menuntut petinggi Dudakawu mundur dari Jabatannya, saya menerima selebaran tersebut dari pak Agus katanya titipan dari BPD Desa Dudakawu tetapi tidak ada tanda tangan dan stampel BPD” Pungkasnya.
Reporter : SNT/AM.
(Setiyadi Global7.id)
Tag










