Kesaksian Petinggi Slagi Jepara atas Hebohnya Wartawan Diludahi Petinggi Lebak

Foto, wartawan online Badi melaporkan ke Satreskrim Polres Jepara atas perilaku petinggi Lebak yang Perkara: (pelecehan dan pencemaran nama baik)

Global7.id – Jepara,

Hebohnya tayangan berita tentang perilaku Petinggi Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Moch Sodiq yang melakukan tindakan tercela terhadap seorang wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan di Pendopo Kabupaten pada hari Rabu lalu, (29/5/2024) awak media mengkonfirmasi petinggi Slagi, kecamatan Pakisaji, Jepara.


 

Melansir dari media L7, awak media menemui Damam selaku petinggi Slagi di kantornya. Ia mengatakan kesaksiannya sambil menunjukan sebuah foto kepada awak media, Senin (3/6/2024).


 

“Pada waktu kejadian di pendopo kabupaten Jepara saya berada tidak jauh dari mereka berdua (Badi dan Sodiq), bahkan saya sempat mengambil gambar (foto) mereka berdua saat adu mulut,” kata Dawam.


Damam juga menceritakan awal kejadian tersebut bahwa awalnya Badi duduk di tangga teras lantai Pendopo Kabupaten, lalu spontan dipanggil-panggil sama Sodiq (Petinggi Lebak), setelah dipanggil tak menghiraukan lalu Badi dihampiri oleh Sodiq dan terjadi adu mulut.


Lanjutnya, Akhirnya Sodiq kembali ke tempat semula, duduk pas di tengah-tengah saya. Selanjutnya Badi nyusul (sambil menunjukan foto kepada awak media). Menurut sepengetahuan saya waktu itu memang Moh. Sodiq tidak meludahi.


 

“Jika kejadian meludahi wartawan itu tidak benar, ” ucap Damam.


 

“Saya juga bersaksi tentang adanya perilaku Petinggi Lebak (Sodiq) meludahi wartawan (Badi) tidak benar, sebab di sekitar kejadian ada banyak yang melihat jika kejadian tersebut tidak ada, ” jelas Damam.


Sementara tentang pernyataan Petinggi Lebak yang mengatakan “Wartawan Taek” kepada awak media (Badi), Damam tidak banyak komentar.


 

“Waktu Petinggi Lebak mengatakan Wartawan Taek, saya tidak bisa berkomentar sebab posisi saat itu saya tidak fokus,” pungkas Dawam.

Bacaan Lainnya

 


Terpisah, Badi wartawan yang diludahi petinggi Lebak dalam sambungan telpon mengatakan bahwa pada saat itu saya sempat dipanggil sama Petinggi Lebak, lalu kepala saya juga sempat difoto, setelah di foto itulah kejadian meludahi terjadi,” jelas Badi.


 

“Atas kejadian tersebut saya melaporkan Petinggi Lebak ke Polres Jepara,” imbuh Badi.


Diketahui, atas pelaporan tersebut maka Polres Jepara menerbitkan Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan dengan nomor : STPL/387/V/2024/Res Jepara/Reskrim.***

Sumber: L7.

Pos terkait