Global7.id – Jepara,
Warga RT01/RW03 dan RT03/RW03, Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Jepara, mengambil langkah mandiri untuk memperbaiki jalan di wilayah mereka. Kekecewaan muncul setelah rencana pembangunan jalan melalui aspirasi tahun 2025 batal, meskipun sudah beberapa kali diusulkan dalam musyawarah desa (Musdes) dan diajukan melalui jalur aspirasi ke DPRD.
Tokoh masyarakat setempat, Nana samaran sebagai sumber, Pj, mengungkapkan bahwa selama ini usulan perbaikan jalan belum mendapat giliran realisasi.
“Sering diusulkan waktu Musdes, cuma belum juga dapat giliran pembangunan. Terus diusulkan aspirasi ke DPRD, tapi gagal juga. Selain menumbuhkan jiwa gotong royong yang semakin luntur, maka tokoh-tokoh masyarakat berinisiatif melaksanakan perbaikan dengan swadaya,” jelasnya.
Dengan semangat kebersamaan, warga secara sukarela memperbaiki jalan sepanjang sekitar 300 meter yang menjadi batas antara RT01 dan RT03. Aksi ini juga merupakan bentuk dukungan mereka terhadap program “Jepara Mulus,” yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Jepara.
Saat dihubungi oleh media, seorang warga mengungkapkan dengan nada pasrah, “Hambuh… ben diatur-atur penduwuran… warga isane nrimo dan nrimo….” Pernyataan ini mencerminkan sikap warga yang menerima keadaan tetapi tetap berupaya mencari solusi mandiri.
Aksi swadaya ini tidak hanya menunjukkan kemandirian warga, tetapi juga menjadi bukti bahwa gotong royong masih hidup di tengah masyarakat Desa Dongos. Harapannya, upaya ini bisa menjadi perhatian pemerintah agar pembangunan jalan di desa ini segera terealisasi.***
Sumber: G7/AR.










