Kampus Online UIPM Ternyata Sudah Terdaftar di APQN, Rantastia: Silahkan Cek di Google

Foto, kolase, Rantastia Nur Alangan CEO UIPM Indonesia.

Global7.id – Nasional,

Setelah ramainya pemberitaan dan perbincangan netizen tentang gelar Doktor yang disandang oleh Raffi Ahmad dari kampus online UIPM Thailand sehingga membuat banyaknya netizen yang menghujat kampus online UIPM (Universal Institute of Professional Management) tersebut.

Diketahui, kampus online UIPM yang merupakan salah satu cabang dari jaringan perguruan tinggi internasional yang menawarkan program studi manajemen, yang mencakup berbagai bidang, seperti bisnis, kesehatan, sampai teknologi.

Mengutip dari halaman APQN (Asia Pacifik Quality Network) yang ternyata sudah menaungi kampus online UIPM yang berada di berbagai negara di dunia dan salah satunya di Singapore sebagai Pusat Perguruan Tinggi  Online yang diakreditasi oleh QAHE ( Quality Assurance Higher Education ) dan UIPM Singapore sebagai anggota Penjamin Mutu Pendidikan Tinggi ( APQN)

Setelah ditelusuri awak media, ternyata tidak ada satupun Universitas di Indonesia yang terdaftar di APQN dan hanya BAN PT, LAMDIK, MQA serta Lembaga Akreditasi Pendidikan Tinggi se-Asia Pasifik menjadi anggota APQN. Justru UIPM berada dalam Level yang sama sebagai anggota APQN.

Kampus online UIPM sudah masuk daftar APQN dan para penyeleksi dari APQN pun tidak sembarangan menerima suatu Lembaga Pendidikan yang berada di Asia Pasifik untuk bergabung.

Saat dikonfirmasi awak media, Rantastia Nur Alangan selaku CEO UIPM untuk Indonesia mengatakan, “Jadi, jika ada yang bilang UIPM tidak layak memberi gelar akademik dan non akademik. Otomatis menghina APQN yang menjadi Pusat Penjamin Mutu Pendidikan Tinggi se Asia Pasifik dan juga APQN mempunyai anggota Lembaga Akreditasi Pendidikan Tinggi se Asia Pasifik termasuk BAN PT. MQA, ” ujarnya, Minggu (27/10/2024).

Perlu diketahui, APQN merupakan pusat penjamin mutu pendidikan se-Asia pasifik dan semua lembaga yang terakreditasi pendidikannya. Mulai dari negara Thailand, Malaysia, Singapore, Jepang, India, Australia, Rusia dan Indonesia serta berbagai negara lainnya yang menjadi anggota APQN.

“Jadi, otomatis UIPM sebagai anggota APQN bukan suatu yang asing atau bukan suatu yang di diskriminasikan oleh anggota-anggota APQN yang tersebar di Asia Pasifik. Mereka adalah satu wadah dan satu komitmen dalam memegang aturan yang berlaku di APQN. Ibarat sesama muslim bersaudara saling mengasihi, saling membantu saling menghormati, ” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima awak media.

Menurut Rantastia, “Jati diri UIPM sudah level tingkat dewa. APQN pun sudah memberikan kepercayaan kepada UIPM sebagai anggota penjamin mutu pendidikan tingkat se-Asia Pasifik. Jadi, kalau yang IQ-nya rendah mereka akan mengatakan UIPM abal-abal alias Ilegal. Maka itu, Kami berharap rakyat Indonesia harus lebih banyak browsing di google tentang APQN, QAHE yang terkait dengan UIPM, terima kasih, ” pungkasnya.***
Sumber: RNA.

Pos terkait