Dua Atlet Cilik Jepara Sabet Medali di Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional Bekasi Open 2026

Atlet cilik Jepara Rolling meraih medali di kejuaraan sepatu roda tingkat nasional Bekasi Open 2026 di Bekasi
Atlet cilik Jepara Rolling meraih medali di kejuaraan sepatu roda tingkat nasional Bekasi Open 2026 di Bekasi

Global7.id – Bekasi, 

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda asal Jepara dalam ajang Bekasi Open 2026, sebuah kejuaraan sepatu roda tingkat nasional yang digelar di Bekasi International Skate Track Arena. Dua atlet dari klub Jepara Rolling sukses membawa pulang medali dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional, Sabtu 11 April 2026.

 

Kejuaraan yang berlangsung pada 9 April 2026 ini diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu barometer penting dalam melihat perkembangan atlet sepatu roda usia dini, sekaligus wadah kompetisi yang kompetitif bagi generasi muda.

 

Dua atlet cilik dari Jepara Rolling yang tampil impresif adalah Thania Nafeeza Nur Hidayat dan Muhammad Elvannajh Bellyan. Keduanya turun di nomor 100 meter kategori pemula KU-K1 usia di bawah 7 tahun (U7), yang dikenal sebagai kategori pembinaan dasar bagi atlet sepatu roda.

 

Thania Nafeeza Nur Hidayat, siswi TK Pertiwi 08.1 Tahunan, berhasil meraih medali perak di kategori Pemula KU-K1 Putri U7. Ia tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final. Kecepatan, keseimbangan, serta fokus yang ditunjukkan di lintasan membuatnya mampu bersaing dengan atlet-atlet dari kota besar lainnya.

 

Sementara itu, rekannya Muhammad Elvannajh Bellyan, siswa TK Bumi Kartini, juga menunjukkan performa yang tidak kalah gemilang. Ia sukses mengamankan medali perunggu di kategori Pemula KU-K1 Putra U7 nomor 100 meter. Dengan semangat juang tinggi, Elvannajh mampu melewati tekanan kompetisi dan finis di posisi tiga besar.

 

Baca Juga: Dominasi Nasional! Jepara Rolling Sabet 4 Emas dan 2 Perak di RX Series Indonesia 2026 Surabaya

 

Pelatih Jepara Rolling, Zaenal, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian anak didiknya. Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari latihan rutin, kedisiplinan, serta dukungan orang tua yang terus mendampingi proses perkembangan atlet.

 

Bacaan Lainnya

“Ini bukan hasil instan. Anak-anak berlatih secara konsisten, dan yang paling penting mereka menikmati prosesnya. Prestasi ini menjadi motivasi besar untuk terus berkembang,” ujarnya.

 

Kejuaraan Bekasi Open 2026 sendiri menjadi ajang yang sangat penting dalam kalender olahraga sepatu roda nasional. Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi hasil pembinaan atlet di berbagai daerah. Banyak klub memanfaatkan ajang ini untuk mengukur kemampuan atletnya sekaligus menambah pengalaman bertanding.

 

Keberhasilan Thania dan Elvannajh menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah, khususnya di Jepara, berjalan dengan baik. Meski berasal dari kategori usia dini, keduanya telah menunjukkan potensi besar untuk berkembang menjadi atlet profesional di masa depan.

 

Dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor kunci dalam keberhasilan ini. Peran pelatih, orang tua, serta lingkungan yang mendukung membuat para atlet mampu berkembang secara optimal, baik dari segi teknik maupun mental bertanding.

 

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi anak-anak lain di Jepara untuk ikut menekuni olahraga, khususnya sepatu roda. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin Jepara akan melahirkan atlet-atlet nasional bahkan internasional di masa mendatang.

 

G7/UCP

Pos terkait