Global7.id – Semarang,
Puluhan janda berkumpul dengan posisi duduk rapi sembari menjaga jarak untuk merasakan hangatnya sinar matahari pagi, suasana ini terlihat di Kota Semarang Jawa Tengah. Tepatnya di halaman rumah Jalan Pergiwati 1 Nomor 19, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara. Mereka berjumlah lebih dari 60 janda, duduk beralaskan tikar berjajar rapi dengan jarak 1 meter, memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Ketua Lembaga Bantuan Hukum Penyambung Titipan Rakyat (LBH Petir) Jateng, Zainal Abidin Petir kepada seorang janda namanya Mbah Darmi (92). “Mbah, pingin sembako nopo bojo ganteng sing enom (Mbah, ingin sembako atau suami muda (berondong)?”
“Kula nggih milih sembako mawon, plong rasane, saget kangge maem. (Kalau saya pilih sembako saja, rasanya lega bisa untuk makan,” jawab Mbah Darmi dengan lugas.
Petir menjelaskan, komunitas janda tua itu rata-rata berusia di atas 60 tahun. Untuk itu, pihaknya selalu fokus memberikan pendampingan dan advokasi kebijakan publik agar mereka bisa hidup layak. Ia juga menggandeng pihak lain yang ringan tangan untuk membantu masyarakat.
”Saya mengucapkan banyak berterima kasih atas kepedulian RSUD Wongsonegoro di tengah kesibukan berjibaku mengurus pasien covid-19, masih memikirkan nasib orang kecil. Ini perlu ditiru pejabat negara lain, jangan sibuk pencitraan saja tapi langsung temui rakyat yang membutuhkan,” tambah Petir.
Sementara itu, Direktur RSUD Wongsonegoro, Susi Herawati, menyampaikan, pemberian sembako dan uang sebanyak Rp 100.000,00 (seratus ribu) ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Jumlah bantuan sebanyak 200 bingkisan sembako. Bantuan tersebut diberikan pada janda tua, tukang pungut sampah, tukang parkir, dan penarik becak di kawasan Pasar Surtikanti, Bulu Lor, Semarang Utara.
“Dana ini iuran dari teman-teman tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Wongsonegoro. Kami memberikan kepada janda-janda sepuh di sini. Sesuai arahan Wali Kota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi agar bergerak bersama untuk membantu masyarakat di saat pandemi Covid-19,” tuturnya.***
Sumber: https://daerah.sindonews.com










