Jalin Sinergi, PWO Jepara dan DPRD Kompak Bahas Persoalan Rentenir dan Isu Sosial

Foto, audiensi antara PWO Jepara dan DPRD Jepara bersama ketua dan wakil.

Global7.id – Jepara, 

Persatuan Wartawan Online (PWO) Indonesia Kabupaten Jepara melakukan silaturahmi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Senin 6 Oktober 2025. Pertemuan tersebut berlangsung penuh keakraban dan diwarnai dengan diskusi konstruktif mengenai berbagai isu sosial yang tengah berkembang di tengah masyarakat, salah satunya soal maraknya praktik rentenir yang kian meresahkan warga.

 

Rombongan PWO Jepara dipimpin oleh Ketua Ali Achwan, Wakil Ketua Sunarto, Seketaris Sugiarto, Bendahara Ucup Setiyadi Serta Vico Rahman Sebagai media officer, dan diterima langsung oleh pimpinan DPRD Jepara Agus Sutisna, serta beberapa anggota DPRD Jepara Junarso, Afrizal dan Pratikno di ruang Ketua Agus Sutisna, Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara insan pers dengan lembaga legislatif sekaligus membangun sinergi dalam menyikapi persoalan-persoalan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Ketua PWO Jepara Ali Achwan menyampaikan bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi corong aspirasi rakyat dan mitra strategis bagi pemerintah maupun DPRD. Menurutnya, isu-isu sosial yang belakangan muncul, seperti meningkatnya praktik rentenir di tingkat desa hingga kota, harus segera mendapatkan perhatian serius.

 

Disisilain Sugiarto selaku sekretaris PWO juga mengungkapkan.

“Banyak masyarakat kecil yang terpaksa meminjam uang kepada rentenir karena tidak memiliki akses ke lembaga keuangan resmi. Akibatnya, mereka justru terjerat utang berbunga tinggi yang sulit dilunasi. Ini bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga persoalan sosial yang berdampak luas,” ujar Sugiarto.

 

 

 

Ia menambahkan, media perlu berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan serta mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan alternatif solusi pembiayaan yang legal dan tidak memberatkan rakyat kecil.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, mengapresiasi langkah PWO Jepara yang datang membawa semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Ia mengakui, praktik rentenir memang masih menjadi momok di banyak daerah, terutama di kalangan pelaku UMKM dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Bacaan Lainnya

 

“Kami sangat berterima kasih atas masukan dan perhatian dari rekan-rekan PWO. Isu ini nyata dan sangat krusial. DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk memperluas akses pembiayaan mikro melalui lembaga resmi seperti koperasi, BUMDes, dan perbankan yang memiliki program kredit rakyat,” tegas Agus Sutisna.

 

 

 

Selain membahas persoalan rentenir, pertemuan tersebut juga menyinggung berbagai isu lain seperti penguatan ekonomi masyarakat pascapandemi, peran media dalam menangkal hoaks, serta pentingnya menjaga stabilitas sosial dan politik menjelang tahun politik mendatang.

 

PWO Jepara juga menekankan perlunya transparansi dan keterbukaan informasi publik, agar masyarakat dapat memahami kinerja pemerintah daerah secara objektif dan terhindar dari misinformasi.

 

“Kami ingin membangun hubungan yang lebih produktif antara insan pers dan pemerintah daerah, khususnya DPRD. Media bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang positif dan mendidik,” tambah Ali Achwan ketua PWO.

 

Selain isu rentenir, Ucup Setiyadi, selaku Bendahara PWO Jepara, juga menyoroti fenomena MBG (modus bisnis gelap) dan judi online (judol) yang kian merebak di masyarakat. Ia menilai, kedua hal tersebut tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga dapat merusak moral generasi muda dan kestabilan sosial masyarakat.

 

“Kami banyak menerima laporan dari masyarakat tentang maraknya investasi bodong berkedok bisnis cepat untung dan judi online yang semakin merajalela. Banyak keluarga menjadi korban, bahkan ada yang sampai kehilangan harta benda dan rumah tangganya hancur. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ungkap Ucup Setiyadi dengan nada prihatin.

 

Ucup juga berharap, pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dapat mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik-praktik ilegal tersebut, serta melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming keuntungan instan.

 

 

Dalam kesempatan itu, Junarso DPRD Jepara menyambut baik ajakan sinergi dari PWO dan berharap agar komunikasi yang baik antara jurnalis dan lembaga dewan dapat terus terjalin. Mereka menilai, peran media sangat vital dalam menyuarakan aspirasi masyarakat serta mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan rakyat, Hal senada juga di iyakan oleh Pratikno dan Afrizal.

 

Pertemuan diakhiri dengan foto bersama antara pengurus PWO Jepara dan anggota DPRD Jepara. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mencerminkan komitmen bersama untuk terus menjaga kolaborasi positif antara insan pers dan lembaga legislatif demi kemajuan Kabupaten Jepara.

 

 

G7/Team

 

 

Pos terkait