Global7.id – Jepara,
Ali Achwan, Ketua Perkumpulan Wartawan Online (PWO) Jepara mengajak anggota dan simpatisannya menjadikan momentum peringatan Isra Mi’raj adalah upaya meningkatkan keimanan, Ketaqwaan, mempererat tali silaturahmi dan gotong royong.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa peringati Isra mi’raj 1446 H. Hal ini tentu kita jadikan momentum silaturahmi antar sesama anggota dan yang utama adalah meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita,” ujarnya, Senin (27/1/2025).
Menurut ketua PWO, peringatan Isra Mi’raj merupakan peristiwa bersejarah bagi umat Islam, yang mana kejadiannya diabadikan Allah SWT dalam Al Qur’an surah Al-Isra ayat satu, yang dalam tafsirnya diartikan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha.
Melalui peristiwa ini pula turunlah perintah Sholat lima waktu yang menjadi kewajiban bagi umat muslim.
“Peringatan Isra’ Mi’raj ini tentu diharapkan bisa menjadi momentum dan sarana untuk mengingatkan kita semua, umat Islam agar tidak meninggalkan shalat wajib lima waktu,” katanya.
Hadir dalam silaturahmi yang dilaksanakan di Delik Cafe Bangsri, Jepara, Miftahussururi Pimpinan Redaksi bersama staf media Aktual-Berita.com, Arif Murdikanto Pimpinan Redaksi beserta awak media Global7.id, mas Narto Pimpinan Redaksi Lumbunginformasi.id, hadir juga simpatisan PWO, Heri selaku owner Sunset Beach Hotel dan Resto Bandengan Jepara dan juga Bandi dan teman Pengusaha Muda yang sukses mengelola lahan pertanian di Jepara.
Selain Ketua PWO Jepara, Khambali, wartawan Aktual-Berita.com mewakili teman media yang tergabung di PWO Jepara dalam kesempatan tersebut ia senantiasa mengajak anggota PWO Jepara dan simpatisan untuk lebih peduli dan peka terhadap lingkungan dan sosial masyarakat sekitar.
“Akhir-akhir ini seringkali kita menyaksikan peristiwa negatif, mulai dari penculikan anak, tawuran, tindakan kekerasan, perampokan, pemerkosaan, dan tindakan kriminal di mana-mana, melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini bisa menjadi sarana yang mengingatkan kita semua, khususnya sesama umat Islam agar lebih meningkatkan persaudaraan sesama umat muslim,” kata Khambali.
Ia menambahkan bahwa Isra’ Mi’raj adalah pengingat kejadian awal diturunkannya perintah shalat kepada umat Islam, melalui Nabi Muhammad SAW. Shalat sendiri, katanya, mampu mencegah perbuatan buruk atau kemungkaran.
“Jadi, dengan shalat kita bisa mencegah perbuatan keji dan munkar. Oleh karenanya, melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, kita berharap bisa melakukan introspeksi diri agar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta kehidupan sosial kita menjadi lebih baik lagi. Apakah shalat kita sudah benar atau belum, sudah berdampak terhadap individu dan sosial kita apa belum. Kalau belum, tentu harus ada perbaikan,” jelasnya.
Sumber : G7/AM.










