Innalillahi, KH Abdul Halim dari Mambak Jepara telah Berpulang ke Rahmatullah
Global7.id – Jepara,
(Berita Duka Cita)
“Innalillahi Wa’Inna Ilaihi Raji’un”
Telah berpulang ke rahmatullah, sesepuh dan tokoh agama yang sangat dihormati, KH. Abdul Halim, pada hari Jumat, 6 September 2024 pukul 17.30 WIB. Beliau merupakan tokoh Nahdlatul Ulama yang sangat berjasa, khususnya bagi masyarakat Desa Mambak, Pakis Aji, Kabupaten Jepara dan sekitarnya. Sosok beliau yang penuh kebijaksanaan serta dedikasi tinggi dalam membimbing umat selalu dikenang oleh masyarakat Kabupaten Jepara.
Almarhum dikenal sebagai figur yang tak hanya menjadi panutan dalam hal keagamaan, tetapi juga dalam memelihara nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan keadilan. Kepergian KH. Abdul Halim meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar beliau, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini merasakan pengaruh besar dari ilmu dan perjuangan beliau dalam menegakkan ajaran agama.
Pemakaman akan dilaksanakan pada:
– Hari/Tanggal : Sabtu, 7 September 2024
– Waktu : Pukul 09.15 WIB
– Tempat : Pemakaman umum Desa Mambak, Pakis Aji, Jepara.
Dengan penuh rasa kehilangan, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa, dan ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Doa dan harapan kami, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.
KH. Abdul Halim atau yang biasa dipanggil “Mbah Dulhalim” merupakan tokoh pendidikan di Desa Mambak, Pakis Aji Jepara. Sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) beliau merupakan guru agama yang juga pendiri Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mambaul Ulum, Mambak, Pakis Aji Jepara.
Dalam kesehariannya, beliau juga menjadi imam rawatib dan khatib shalat di Masjid Baitur Rohim Mambak.
Diketahui, YPI Mambaul Ulum menaungi lembaga pendidikan mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Bermain (KB), Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dan Pondok Pesantren (MA).
Sebagai informasi, Mbah Dulhalim menikah dengan Hj. Imronah dan dikaruniai 6 anak, 3 putra laki-laki dan 3 perempuan.
Di samping mempunyai perhatian di bidang pendidikan, Mbah Dulhalim juga aktif di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.
Beliau pernah menjadi Rois Syuriah Pimpinan Ranting NU Desa Mambak, Rois Syuriyah MWC NU Mlonggo (sebelum pemekaran Kecamatan Pakis Aji) hingga Wakil Rois Syuriyah PCNU Jepara.
H. Nur Hamid Anak pertama pasangan KH. Abdul Halim – Hj. Imronah merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Sebagai anak, kami memohonkan maaf kepada seluruh saudara, kerabat, tetangga dan masyarakat, apabila semasa hidupnya Pak’e (Jawa : sebutan Ayah) memiliki kesalahan baik yang sengaja ataupun tidak”, pinta Nur Hamid, anggota FPKB DPRD Jepara 3 periode sejak 2014 hingga sekarang.
Ia menambahkan, “Kami berharap cita-cita dan perjuangan beliau bisa dilanjutkan oleh putra-putrinya, maupun anak didiknya dalam mengembangkan pendidikan agama dan pemberdayaan masyarakat”, ujar Hamid, Ketua Komisi B DPRD Jepara 2019-2024.
“Semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT dan ditempatkan di raudlah min riyadlil jannah”, pungkas Hamid.
“Selamat jalan, KH. Abdul Halim.** Karya dan perjuanganmu akan terus hidup di hati kami, Al-fatihah, ” ucapan belasungkawa dari masyarakat Desa Mambak.***
Sumber: NH.
Wartawan: AR.










