Global7.id – Jepara,
Nasib malang dialami bocah berusia 11 tahun bernama Haidar Maulana Khaqiqi yang tewas tertimpa tembok, Sabtu (10/2) kemarin. Korban diketahui merupakan putra dari Tego Sutrisno, warga Desa Demangan RT 9/RW 2, Kecamatan Tahunan, Jepara.
Haidar tewas usai tertimpa tembok gudang yang ambruk di sebuah jalan setapak dekat kediamannya sekitar pukul 17.10 WIB. Saat kejadian tersebut, ia menjadi penumpang motor Scoopy bernopol K 3167 IO.
Motor itu dikendari Abdul Majid (33) warga yang berasal dari daerah yang sama dengan korban. Kejadian itu dibenarkan Camat Kecamatan Tahunan Nuril Abdillah.
Ia menceritakan, kejadian tersebut diketahui warganya usai menggelar acara selamatan di dekat kediaman korban.
”Saat itu para saksi mendengar teriakan minta tolong dari salah satu korban yaitu Yuyun andriani. Para saksi segera menuju TKP. Ternyata para korban tertimpa tembok bangunan roboh,” terang Nuril Minggu (11/2).
Saat itu, posisi korban dibonceng oleh Abdul Majid dan Haidar duduk paling depan. Selain membonceng Haidar, Majid juga membonceng Reva Rahmadina, anak perempuan berusia 7 tahun, dan Yuyun Andriani, perempuan berusia 29 tahun. Mereka semua satu alamat dengan korban.
Saat berusaha diselamatkan oleh warga, rupanya nyawa Haidar tak tertolong dan warga tetap membawa para korban ke RSUD RA Kartini Jepara. Dari hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal akibat mengalami benturan keras pada kepala. Sehingga menyebabkan tengkorak korban pecah dan terkelupas.
Sementara tiga korban lainnya mengalami luka lecet dan memar di beberapa bagian tubuh. Dari keterangan Nuril, tembok tersebut merupakan bagian dari bangunan sebuah gudang yang kondisinya telah lapuk.
”Penyelesaian dengan pemilik gudang dimediasi oleh Petinggi,” tandas Nuril kemarin.***
Sumber: RK.










