Global7.id – Jepara,
Gladysta Ovka Felisha Aveira baru saja meraih juara harapan I dalam pemilihan Duta Genre tingkat Provinsi Jawa Tengah. Salah satu inovasi yang dibuatnya hingga bisa meraih penghargaan itu, menyusun buku saku berjudul Nisa yang bisa dijadikan pegangan bagi para generasi muda.
Siang itu, tampak seorang gadis tengah berbincang dengan seorang staf di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jepara.
Ada beberapa hal yang dibahas. Mulai dari beberapa catatan yang ditemukan saat mengikuti pemilihan Duta Genre tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan beberapa hal lain.
Gadis itu Gladysta Ovka Felisha Aveira. Pada Senin (29/4) lalu, meraih juara harapan I dalam pemilihan Duta Genre tingkat Provinsi Jateng. Dalam pemilihan itu, ia bersaing dengan peserta dari 35 kabupaten/kota se-Jateng.
”Siang ini (kemarin siang, Red) memang ada kumpul dengan rekan-rekan Genre Jepara. Nanti sore (sore kemarin, Red) kami mau buat konten bareng di Alun-alun Jepara,” ungkap Gladys.
Sebelum meraih juara harapan I pemilihan Duta Genre Jateng, tahun lalu ia telah dikukuhkan sebagai juara I Duta Genre Jepara. Dengan tugas yang ia emban makin luas, sejak kemarin ia memang aktif dalam menjalani hari-harinya sebagai seorang Duta Genre.
Salah satunya dengan memberi edukasi banyak hal terhadap generasi muda melalui konten di media social (medsos).
”Untuk saat ini ingin mengabdi di Jateng dan Jepara,” ujar sosok yang saat ini tinggal menanti lulus dari bangku SMAN 1 Pecangaan, Jepara.
Keaktifannya itu, tentu saja dilakukan di sela-sela kegiatan utamanya sebagai pelajar. Kebetulan, saat ini memang dirinya tengah libur sekolah. Kelulusan sekolahnya rencananya pada 8 Mei mendatang.
Di sela libur itu, dara berusia 17 tahun ini, masih fokus dalam persiapan untuk ikut ujian masuk perguruan tinggi. Ia memang bertekad bisa kuliah di Universitas Diponegoro (Undip). Jurusan yang jadi pilihannya hukum atau farmasi.
Saat bisa meraih juara harapan I Duta Genre Jateng, gadis asal Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, ini mengaku lebih santai.
Sebab, persiapan yang ia lakukan bukan baru-baru ini. Namun, sejak Agustus tahun lalu, ia telah digembleng untuk mengikuti mentoring.
”Jadi, itu (persiapan Panjang, Red) yang membuat percaya diri. Selain itu, ada hal lain yang membuat makin percaya diri. Saya memiliki program inovasi menyusun buku saku berjudul Nisa,” papar gadis berambut panjang ini.
Buku itu, ukurannya kecil. Lebarnya sekitar 20×15 sentimeter dan tebalnya hanya 32 halaman. Dengan begitu, mudah dikantongi.
Namun, di dalamnya berisi beragam hal yang bisa jadi pedoman bagi kalangan muda. Khususnya para remaja di SMP hingga SMA.
Buku itu, ia susun berdasarkan hasil pengalaman belajarnya saat menggeluti dunia Genre. Di dalamnya, berisi soal pendewasaan usia pernikahan, materi menghadapi transisi kehidupan dengan keterampilan, hingga materi tentang stunting. Salah satu yang utama tentang fungsi keluarga.
”Buku ini sebagai bentuk bukti nyata saya serius sebagai Duta Genre,” pungkasnya.***
Sumber: RK.










