Global7.id – Jepara,
Warga Jepara menaruh harapan besar kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Bupati Jepara, Witiarso Utomo yang baru saja dilantik untuk segera merealisasikan janji politik terkait perbaikan infrastruktur jalan.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah Jalan Provinsi Jepara-Kelet, yang selama ini dikeluhkan akibat kondisi berlubang dan membahayakan pengguna jalan.
Jalan ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan berbagai wilayah, termasuk akses utama menuju rumah sakit, sekolah, dan pusat ekonomi masyarakat. Kerusakan yang terus dibiarkan tidak hanya menghambat aktivitas harian warga, tetapi juga telah menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, warga mendesak agar pemerintah tidak lagi mengabaikan kondisi ini.
Masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak ingin lagi mendengar alasan seperti “itu bukan kewenangan kami” saat menuntut perbaikan jalan. Terlepas dari urusan kewenangan, pemerintah daerah dan provinsi harus bersinergi untuk mencari solusi agar infrastruktur yang layak segera terwujud.
Tuntutan Warga Jepara:
1. Perbaikan menyeluruh – Bukan hanya tambal sulam, tetapi pembangunan jalan dengan kualitas yang lebih baik agar tidak cepat rusak.
2. Pengawasan ketat – Pastikan proyek perbaikan jalan dikerjakan dengan standar kualitas terbaik dan tidak asal jadi.
3. Respons cepat – Jangan menunggu korban berjatuhan baru ada tindakan perbaikan.
Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Mambak Zamroni Menuturkan, “Kami mewakili Warga Jepara menaruh harapan besar, dengan kepemimpinan yang baru, pemerintah benar-benar menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dengan tindakan nyata, ” ujarnya, Kamis (20/2) malam.
Ia menambahkan, “Bukan sekadar janji politik saat kampanye saja. Tapi infrastruktur yang baik bukan hanya kebutuhan, tetapi juga hak masyarakat yang harus dipenuhi demi kesejahteraan dan keselamatan bersama, ” Pungkasnya.***
Sumber: G7/AR.










